Aktifitas Ekonomi Penyebab PDRB Manado Tertinggi di Sulut

Kepala BPS Kota Manado Ir. Novri Mokoagouw.

Manado, EkuatorNews.com –
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita kota Manado tahun 2022 tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara.

Data ini dibenarkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kota Manado, Ir. Novri Mokoagouw.

Novri menjelaskan, PDRB merupakan salah satu indikator makro yang digunakan untuk melihat gejolak perekonomian di suatu daerah.

Berdasarkan hasil survei BPS, kata Novri, PDRB kota Manado pada tahun 2022 sebesar Rp43,9 triliun, dengan pendapatan per kapita sebesar Rp96,6 juta.

“Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di provinsi Sulawesi Utara, PDRB kota Manado yang paling tinggi dan paling rendah kabupaten Talaud dengan angka Rp27,5 juta,” ungkap Novri.

Lebih dalam, Novri juga menjelaskan, jika Rp96,6 juta dibagi 12 bulan maka penghasilan rata-rata per bulan Rp8,05 juta.

Ini diakibatkan, lanjut Novri, karena tingginya aktifitas ekonomi Kota Manado sehingga ini juga menjadi faktor penarik para pekerja datang mengadu nasib di Kota Manado.

“Kota Manado ini seperti madu yang menarik karena pusat bisnis yang besar di provinsi Sulawesi Utara ada di Kota Manado, sehingga hal ini dapat memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan PDRB provinsi Sulawesi Utara,” jelas Novri.

Novri menambahkan, gejolak aktifitas ekonomi yang terjadi berdasarkan 17 kategori yang dihitung nilai tambahnya pada tahun 2022 menunjukkan tren yang positif.

“Aktifitas ekonomi di Manado ditandai dengan aktivitas perdagangan besar dan eceran yang ramai dikunjungi oleh konsumen, hotel-hotel dan restoran dan rumah makan yang ramai pengunjung, serta pusat pelayanan publik lainnya yang menunjang aktivitas-aktivitas perekonomian,” terangnya.

Maka, lanjut Novri, dari sektor-sektor itulah yang menyumbang dan memberikan dampak perekonomian sehingga bisa menghasilkan nilai tambah dari barang dan jasa yang dihasilkan di kota Manado.

“Sehingga, dengan tingginya aktifitas perekonomian ini membuat peluang-peluang bagi pencari kerja untuk mengadu nasib di kota Manado,” tandasnya.

(Benny Manoppo)