
Sangihe – Ekuatorenews.com.- Menghadiri HUT ke-146 tahun Kampung Pintareng, Bupati Michael Thungari SE.,ME titip Pesan terkait aktifnya tim penggerak PKK kabupaten kepulauan Sangihe, agar menggerakkan juga PKK yang ada di Desa – desa lain agar jangan hanya menanam cabe, melainkan masih ada produk lain yang bisa di tanam demi terciptanya Sangihe lebih maju dan sejahtera.
Acara HUT kampung Pintareng ke 146 tahun ini dihadiri Ketua TP- PKK dan Wakil Ketua, serta anggota, dan sejumlah kepala perangkat daerah serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ada pula beberapa kapitalaung dari kampung tetangga turut hadir juga memeriahkan HUT kampung Pintareng.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati dan merayakan ucapan syukur hari ulang tahun (HUT) ke- 146 kampung Pintareng, adalah sebuah momentum sejarah yang bukan hanya menjadi sebuah bukti panjangnya perjalanan kampung ini dalam kehidupannya tetapi juga menjadi pengingat berapa besar anugrah Tuhan yang terus menyertai masyarakat di kampung ini dari generasi ke generasi
“Sebagaimana yang kita ketahui kampung Pintareng adalah kampung tertua dan paling bersejarah di wilayah kita. Usia di 146 tahun bukanlah usia yang singkat karena Hamis satu setengah abad, kampung ini telah melalui berbagai dinamika, semuanya membentuk karakter masyarakat kuat, ulet, tangguh dan berjaya ruang yang tinggi,”ucap Bupati.
Menurut Bupati, Warisan budaya ini patut juga kita jaga bersama, tidak hanya dalam bentuk cerita dan dalam peringatan tahunan, tetapi juga dalam bentuk kerja nyata untuk meneruskan semangat para pendahulu kita dalam membangun kampung Pintareng lebih baik dan lebih maju.
Lanjut Thungari, dalam kebahagiaan kebersamaan ini yang dirangkaikan dengan berbagai momentum kegiatan dari penyerahan bantuan RTLH untuk masyarakat miskin extrim yang sekarang menjad perhatiani serius di Pemerintah Daerah.
“Untuk itu, dinas PEMDES dan kapitalaung yang hadir tolong di data jika masih ada masyarakat yang extrim, serta beritahu kepada kami sehingga kita bisa mencari formulasi untuk mengeluarkan mereka dari jeritan ini,”ujarnya.
Kemudian ada penanaman cabe adalah salah satu komodity salah satu penyumbang angka inflasi terbesar di kabupaten Sangihe adalah cabe. Karena sebagian besar kita masih mengandalkan cabe dari Manado, Tabukan Selatan raya ini diharapkan bisa menjadi salah satu penyumbang dalegi segi holtifutura.
Bersyukur bersama hari ini tambah Thungari, PKK mulai aktif hari ini, dan saya menitipkan hal – hal baik seperti ini agar terus di gerakan ke kampung – kampung yang lain jangan semuanya hanya menanam cabe.
“Artinya dibagikan produk – produk apa yang sesuai dengan kultur tanah masing – masing kampung yang ada di wilayah kabupaten kepulauan Sangihe,”imbuhnya.
Lebih lanjut, Thungari berterimakasih kepada desa – desa yang lain terus berjuang menganggarkan ketanan pangan. Kita tau bersama bahwa aturan pemerintah untuk dana desa 20% itu harus digunakan untuk ketahanan pangan.
“Maka dari itu, hal – hal seperti ini mau bibit hewan ayam, babi dan lain – lain, juga tentunya ada bentuk program lainnya. Dan saya juga menitipkan bahwa bantuan ternak bibit bibit apapun itu jangan hanya habis dalam satu kali panen. Kalau boleh diharapkan bisa berlangsung dalam beberapa kali agar masyarakat selalu produktif dan bekerja deni terciptanya Sangihe lebih sejahtera kedepan,”ungkap Thungari.
Mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Daerah, dan atas nama pribadi keluarga Thungari-Soeyounus dan keluarga Bulahari-Waluko menyampaikan banyak terimakasih atas penyambutan yang luar biasa kepada kami oleh seluruh warga masyarakat kampung Pintareng dalam mengikuti acara syukur HUT kampung ke -146 tahun.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah layak huni kepada 3 orang warga masyarakat kampung Pintareng yang menerima.
(*Udy)


