Polres Kepulauan Sangihe Gelar Patroli Kamseltibcarlantas, 7 Pengendara Terjaring Tilang

Sangihe448 Dilihat

Sangihe – Ekuatornews.com. — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sangihe kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui kegiatan patroli rutin yang disertai dengan penegakan hukum.

 

Pada Rabu (28/5), mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WITA, Kasatlantas IPTU Ismail Diko, S.Sos, memimpin langsung kegiatan patroli bersama personel Unit Turjawali Satlantas dan personel Satsamapta di wilayah Kecamatan Tabukan Utara Fokus utama giat tersebut adalah menindak pelanggaran lalu lintas kasat mata, khususnya penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menindak sejumlah pelanggaran dengan rincian sebagai berikut:

 

A. Hasil Penindakan:

 

Tilang: 7 pelanggar

 

Teguran: 10 pengendara

 

 

B. Barang Bukti yang Diamankan:

 

Sepeda Motor (R2): 6 unit

 

Surat Izin Mengemudi (SIM): 1 lembar

 

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): Nihil

 

 

Beberapa jenis pelanggaran yang ditemukan di antaranya adalah penggunaan knalpot brong, pengendara yang membonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm, serta pelanggaran kasat mata lainnya.

 

IPTU Ismail Diko menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

 

“Penindakan ini tidak hanya bentuk penegakan hukum, tapi juga upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.

 

Pihak kepolisian berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

 

 

Patroli ini mendapat apresiasi dari warga. Salah satu warga Kampung Petta Induk, Karolin Makaelube, mengaku sudah lama merasa resah dengan kebisingan akibat motor berknalpot brong yang sering melintas di sekitar permukiman mereka.

 

“Kami sangat terganggu dengan suara bising motor yang menggunakan knalpot brong, terutama saat malam hari. Kami bersyukur polisi turun langsung menertibkan. Semoga bisa terus dilanjutkan,” ungkap Karolin.

 

 

 

 

 

(*udy)