Upacara Hari Lahir Pancasila Dirangkaikan Dengan Apel Kerja Bersama ASN dan THL, Pemkab Sangihe Teguhkan Komitmen terhadap Nilai-Nilai Kebangsaan

Sangihe492 Dilihat

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan Apel Kerja Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL), bertempat di Lapangan Gelora Santiago Tahuna, Senin (2/6/2025).

 

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michel Thungari, dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, serta seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Dalam amanatnya, Bupati Michel Thungari membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya meneguhkan kembali komitmen kebangsaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

 

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif dalam Pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Bupati Thungari saat membacakan pidato tersebut.

 

 

 

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung semangat untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan era globalisasi dan digitalisasi. Dalam pidatonya, Kepala BPIP menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai panduan hidup di semua sektor kehidupan, termasuk pendidikan, birokrasi, ekonomi, dan ruang digital.

 

“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Karena itu, memperkokoh ideologi Pancasila menjadi prioritas utama dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

 

 

 

Dalam bidang pendidikan, ditegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, tak hanya dalam pembelajaran formal, tapi juga melalui praktik kehidupan sehari-hari. Di ranah birokrasi, pelayanan publik yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat menjadi cerminan nilai Pancasila.

 

Di sektor ekonomi, perhatian pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), koperasi, dan ekonomi kerakyatan ditegaskan sebagai bentuk konkret penerapan sila kelima — keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Sementara itu, tantangan di ruang digital seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, dan intoleransi menjadi fokus perhatian pemerintah. Seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan etika dan perilaku di media sosial maupun platform digital lainnya.

 

Dalam penutup pidatonya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, baik pusat maupun daerah, untuk menjadi pelaku utama dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara. Indonesia yang maju bukan hanya dalam teknologi dan statistik, tetapi juga dalam moralitas, rasa keadilan, dan semangat persaudaraan,” tutup Bupati Thungari.

 

 

 

Dengan pelaksanaan upacara ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam setiap denyut nadi pembangunan dan kehidupan masyarakat, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.