Pertama dalam Sejarah, Bupati Sangihe Sembelih Hewan Kurban di Rumah Dinas

Sangihe218 Dilihat

 

 

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Sepanjang sejarah kepemimpinan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk pertama kalinya pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha dilakukan langsung di area rumah dinas Bupati.

Jika pada masa-masa sebelumnya bupati hanya menyerahkan bantuan hewan kurban ke masjid-masjid tertentu—dan itu pun merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah yang dianggarkan melalui kas daerah—maka di era kepemimpinan Bupati Michael Thungari, terdapat perubahan yang cukup signifikan.

 

Selain tetap memberikan bantuan hewan kurban dari Pemkab Sangihe ke sejumlah masjid, Bupati Thungari juga melaksanakan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban di rumah dinasnya.

 

Yang lebih menarik, sapi kurban yang disembelih di rumah dinas tersebut dibeli menggunakan anggaran pribadi Bupati, bukan dari dana pemerintah.

 

 

Michael Thungari memang diketahui sudah sejak tahun 2020 semasa masi menjadi anggota DPRD Sangihe sering memberikan bantuan hewan kurban kepada umat Muslim.

 

“Hal seperti ini sudah saya lakukan sejak tahun 2020 dan mudah-mudahan akan terus berlanjut di Sangihe,” tuturnya.

 

Lanjut dikatakan Thungari ini merupakan bentuk kepedulian pribadi dari Saya dan keluarga kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Adha. Hewan kurban akan disalurkan kepada warga muslim di sekitar Rumah Jabatan, anggota Satpol PP yang beragama Islam, serta ke beberapa masjid yang jamaahnya belum mendapatkan kurban.

 

Beberapa warga yang datang melihat prosesi penyembelihan ikut memberikan apresiasi kepada bupati Sangihe ini.

 

“Kami bangga punya bupati dan pemimpin yang punya kepedulian sosial yang tinggi dan rasa toleransi yang kuat, dimana sepengatahuan saya baru MT bupati yang menggelar pemotongan hewan kurban di rumah dinas bupati,” Ujar Saiful dan beberapa wara Tahuna.

 

Sementara itu untuk menjaga prosesi berjalan sesuai dengan syariat Islam Bupati melibatkan langsung beberapa tokoh agama Islam dalam melakukan prosesi pemotongan seperti Imam mesjid Agung Ataqwa Kabupaten Sangihe Kiyai H Ismanto Nursalan dan disaksikan langsung oleh bupati dan Ketua TP PKK serta anak-anak.

(*Udy)