
Sangihe – Ekuatornews.com. – Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, Polres Kepulauan Sangihe kembali melaksanakan Program “Minggu Kasih” yang digelar pada hari Minggu (08/06/2025) pukul 09.00 WITA di Gedung Gereja GMIST Jemaat Jati Mambre Lelepu, Kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna.
Kegiatan ini dipimpin oleh Pdt. A.I. Tatengkeng, M.Th, dengan pembacaan Alkitab diambil dari Kisah Para Rasul 16:19–34 yang mengangkat pesan “Berbahagialah orang yang mendengar dan melakukan firman Allah.” Ibadah berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU), perwira, serta bintara Polres Kepulauan Sangihe yang beragama Kristen.
Program “Minggu Kasih” merupakan bagian dari inisiatif Polres Kepulauan Sangihe untuk membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi lintas umat beragama di wilayah hukum Polres Kepulauan Sangihe.
Dalam sambutannya, Kabag Ren Polres Kepulauan Sangihe, AKP Anderson Rahotan, mengajak seluruh jemaat untuk turut berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi antar umat beragama. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar AKP Rahotan.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada sejumlah jemaat yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Polres Kepulauan Sangihe terhadap sesama, sekaligus bentuk nyata pelayanan sosial kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Kabag Ren Polres Kepl. Sangihe, AKP Anderson Rahotan;
Kasat Tahti Polres Kepl. Sangihe, IPDA A. Pusungulaa;
KBO Lantas Polres Kepl. Sangihe, IPDA Jefry Lahamendu;
Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) dan anggota Jemaat GMIST Jati Mambre Lelepu.
Program “Minggu Kasih” ini diharapkan menjadi jembatan penghubung antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan antar umat beragama di wilayah Kepulauan Sangihe.
(*Udy)



