Inovasi Adminduk Online, Pemkab Sangihe Resmi Luncurkan ‘Dukcapil Membara’”

Sangihe1048 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) resmi meluncurkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan bertajuk “Dukcapil Membara”, dalam sebuah acara yang digelar di Tahuna Beach Hotel, Jumat (13/6/2025).

Peluncuran layanan ini diresmikan langsung oleh Bupati Michael Thungari, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Tendris Bulahari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Asisten I Setda, perwakilan OPD, para camat, dan jajaran Dukcapil dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

 

 

Plt. Kepala Disdukcapil, Davidson Henry Djarang, S.IP., dalam laporannya menjelaskan bahwa “Dukcapil Membara” merupakan wujud dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan kependudukan secara online, tanpa perlu datang langsung ke kantor Dukcapil.

 

“Masyarakat kini bisa mengurus dokumen dari rumah, tanpa harus mengantri. Kami juga bekerja sama dengan komunitas Ojek Dukcapil untuk mengantar dokumen langsung ke rumah warga,” jelas Davidson.

 

 

 

Selain memberikan kemudahan, kerja sama ini juga membuka peluang kerja baru bagi para pengemudi ojek di tengah situasi ekonomi yang menantang.

 

Tujuan dan Manfaat Program

 

Inovasi “Dukcapil Membara” bertujuan untuk:

 

Mempermudah akses layanan adminduk bagi masyarakat dan lembaga pemerintah/swasta.

 

Meningkatkan efisiensi proses kerja, menghemat waktu dan biaya.

 

Meningkatkan kualitas layanan publik sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Menciptakan keunggulan kompetitif melalui layanan berbasis teknologi.

 

Menambah ruang ekonomi baru bagi komunitas ojek.

 

Meningkatkan kompetensi petugas Dukcapil.

 

Mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati.

 

 

Sebagai bagian dari program ini, juga telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Pencatatan Sipil guna meningkatkan kapasitas aparatur pelayanan.

 

 

Sementara itu, Bupati Michael Thungari memberikan apresiasi atas respon cepat jajaran Dukcapil dalam menghadirkan inovasi ini. Ia menegaskan bahwa “Dukcapil Membara” merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang menjadi fokus dalam program kerja 100 hari pemerintahannya.

 

“Kita ingin memastikan bahwa data kependudukan di semua dinas itu sinkron. Data yang terpadu sangat penting agar semua bentuk bantuan tepat sasaran,” ujar Bupati.

 

 

 

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi data lintas instansi, yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan tujuh dinas teknis sebagai langkah awal.

 

 

 

Bupati menambahkan bahwa kehadiran layanan ini sangat membantu masyarakat yang sibuk atau tinggal jauh dari pusat kota. Melalui digitalisasi, pelayanan publik kini tak lagi bergantung pada sistem konvensional yang cenderung lambat dan tidak efisien.

 

“Zaman berubah, maka pelayanan publik pun harus berubah. Digitalisasi dan modernisasi adalah sebuah keniscayaan. Kita harus bisa beradaptasi, termasuk dalam urusan administrasi kependudukan,” pungkasnya.

 

 

 

Dengan diluncurkannya “Dukcapil Membara”, Pemkab Sangihe berkomitmen menghadirkan layanan adminduk yang cepat, mudah, murah, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang baru pemberdayaan ekonomi berbasis digital.

 

 

(*udy)