Sunmori 2 Tak Lovers Sangihe Meriah, Bupati Thungari: Jadikan Hobi Jadi Aksi Positif

Sangihe389 Dilihat

 

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com. – Suasana Teluk Tahuna Food Park mendadak riuh dengan raungan khas knalpot dua tak, Minggu, (15/6/ 2025). Ratusan pecinta motor 2 tak dari berbagai penjuru Kepulauan Sangihe hingga luar daerah tumpah ruah dalam ajang Sunmori bertajuk “2 Strokes Lovers Sangihe”, yang menjadi gelaran komunitas roda dua terbesar di wilayah perbatasan itu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari. Kedua pimpinan daerah ini terlihat membaur akrab bersama para peserta dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.

 

Dalam sesi “Bincang Bikers”, Bupati Thungari menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan event tersebut. Ia menekankan pentingnya menjadikan komunitas otomotif sebagai ruang ekspresi positif bagi generasi muda.

 

“Kegiatan ini bukan hanya soal hobi, tapi bentuk kecintaan dan wadah yang produktif untuk anak muda Sangihe. Saya sendiri pernah touring ke Bromo dan Bali beberapa tahun lalu,” ungkap Thungari.

 

 

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan riding bareng yang menyusuri rute dari Kota Tahuna menuju Kecamatan Kendahe dan Tabukan Utara. Iring-iringan berjalan tertib, meriah, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat di sepanjang jalur.

 

Bupati Thungari menyebut kegiatan ini telah lama dinantikan para penggemar roda dua, sekaligus menunjukkan bahwa komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong kreativitas dan solidaritas anak muda.

 

“Anak muda Sangihe harus terus bergerak dan berkreasi. Tapi jangan lupa, tetap taati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pesannya.

 

 

 

Acara yang berlangsung hingga sore hari itu juga menjadi ajang dialog langsung antara pemerintah daerah dan komunitas. Suasana informal dan penuh keakraban mewarnai diskusi ringan seputar peran anak muda dalam pembangunan daerah.

 

Menurut Thungari, Pemerintah Kabupaten Sangihe terbuka terhadap inisiatif komunitas, termasuk di sektor otomotif. Ia menyebut geliat anak muda di dunia roda dua sebagai energi baru yang layak didukung.

 

“Ini bukan sekadar ajang berkendara. Ini tentang semangat. Dan semangat seperti inilah yang harus terus dijaga,” tutup Thungari.

 

 

 

 

(*udy)