Didampingi Istri Tercinta, Bupati Michael Thungari Hadiri Ibadah Syukur HUT ke-44 Jemaat Sinai Tumalede

Sangihe461 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatorbews.com. – Dalam suasana penuh sukacita, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM bersama ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadiri ibadah syukur peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Jemaat GMIST Sinai Tumalede, Senin (23/6/2025), yang berlangsung di Kampung Tumalede, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara.

Momentum syukur tersebut dirangkaikan pula dengan peresmian Kantor Kapitalaung, gedung PAUD, serta gedung Polindes yang baru, sebagai bentuk nyata komitmen jemaat dan pemerintah dalam membangun kampung secara menyeluruh, baik dari segi spiritual, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan masyarakat.

Ibadah dipimpin oleh khadim dengan pembacaan Alkitab dari 2 Korintus 5:11–21. Dalam khotbahnya, khadim menekankan pentingnya pengampunan dan kasih dalam kehidupan bergereja, serta mengajak jemaat untuk menjadi manusia baru yang hidup dalam kasih Kristus dan membangun persekutuan yang rukun dan penuh damai.

 

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan jemaat Sinai Tumalede yang telah memasuki usia ke-44 tahun.

 

“Di usia yang ke-44 tahun ini, saya mengajak seluruh jemaat untuk terus semangat membangun gereja yang baru, menjaga kekompakan, serta bersatu dalam kasih dan kerja sama demi kemajuan bersama,” ujar Thungari.

 

 

 

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap pembangunan rumah ibadah, Bupati menyerahkan bantuan sebesar Rp5.000.000, yang secara simbolis diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe kepada Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) Sinai Tumalede.

 

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, antara lain: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, Asisten I Setda Johanis Pilat, Kadis Kesehatan Handry Pasandaran, Kaban Kesbangpol Godfried Pella, Kadis Pertanian Frangky Nantingkaseh, Sekretaris PMD, Kabag Pro-Kopi Maya Budiman, Camat Tabukan Selatan Tenggara, serta Kapitalaung Kampung Tumalede.

 

Ibadah syukur tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara gereja dan pemerintah dalam memajukan kehidupan masyarakat, baik secara rohani maupun pembangunan fisik kampung.

 

 

(*udy)