PDAM Chess Open 2025, Pesan Gubernur Yulius Selvanus: Catur Bukan Sekadar Papan dan Bidak 

Kepala Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulut, Drs. Weldie Ruddy Poli, M.Si saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.

Manado, EkuatorNews.com – PDAM Chess Open 2025 bukan cuma soal siapa yang jago matiin lawan.

Di balik adu strategi di atas papan 64 kotak itu, ada pesan penting dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PB Percasi.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulut, Drs. Weldie Ruddy Poli, M.Si, Gubernur menegaskan bahwa catur adalah olahraga yang penuh makna lebih dari sekadar memindahkan bidak.

“Catur menuntut logika tajam, kesabaran tinggi, kemampuan menganalisis dan mengambil keputusan dalam situasi kritis,” begitu kutipan sambutan beliau yang langsung menyentuh hati para pecatur dan penonton.

Menurut Gubernur Yulius, olahraga termasuk catur, punya peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam membentuk karakter generasi muda: berpikir kritis, kerja keras, dan semangat juang.

Lebih lanjut, PDAM Chess Open ini dianggap sebagai momentum strategis. Bukan cuma jadi ajang silaturahmi pecinta catur di Sulut, tapi juga sarana menjaring talenta berprestasi yang bisa membawa nama harum daerah di kancah nasional bahkan internasional.

“Kami pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pembinaan olahraga, termasuk catur. Harapan saya, ke depan catur akan semakin diminati dan jadi bagian penting pembentukan karakter generasi kita,” tegasnya.

Tak lupa, Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada PDAM Kota Manado, Percasi Sulut, panitia, pelatih, dan semua peserta yang telah berkontribusi sukseskan event ini.

Ia memuji semangat gotong royong dan kebersamaan yang terlihat jelas sepanjang turnamen.

“Inilah wujud nyata nilai-nilai yang harus terus kita jaga di tanah Nyiur Melambai,” tambahnya.

Sebagai penutup, Gubernur berpesan kepada seluruh peserta: Bertandinglah dengan semangat juang tinggi, junjung sportivitas, dan tunjukkan bahwa Sulawesi Utara punya potensi besar di dunia catur.

Siapapun yang menang, semangat dan karakter kuat yang tumbuh lewat olahraga inilah yang jadi kemenangan sesungguhnya.