Pegadaian Manado Luruskan Isu PKL: Pembinaan Jadi Bagian dari Proses Belajar

Kantor Pegadaian Cabang Manado Timur.

Manado, EkuatorNews.com – PT Pegadaian Kanwil V Manado akhirnya angkat suara soal kabar yang sempat beredar mengenai seorang siswi SMK Negeri 1 Manado yang disebut mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kantor Pegadaian Cabang Manado Timur, Paal Dua.

Kepala Bagian Humas PT Pegadaian Kanwil V Manado, Lady Rori, menegaskan bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi, namun konteksnya bukan intimidasi ataupun kekerasan verbal.

Ia menyebut, hal itu merupakan bagian dari proses pembinaan profesionalitas kerja yang biasa dilakukan kepada peserta PKL.

“Pimpinan cabang hanya bermaksud memberikan teguran dan pembinaan karena laporan review harian belum diserahkan selama sekitar satu minggu,” jelas Lady, Kamis (23/10/2025).

Menurut penjelasan internal, momen tersebut terjadi secara spontan saat pimpinan cabang, Marsel Mangisihi, berpapasan dengan siswi PKL di area loket pelayanan.

“Sebenarnya beliau berencana menegur dengan baik, tapi karena langsung bertemu di area kerja, teguran itu disampaikan di tempat. Tidak ada niat untuk mempermalukan atau membentak,” tambah Lady.

Lady menegaskan, teguran seperti itu bagian dari pembentukan karakter kerja, agar para siswa magang terbiasa dengan budaya disiplin dan tanggung jawab di dunia profesional.

“Kami paham anak-anak magang masih belajar. Justru pembinaan ini penting supaya mereka siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.

Sementara itu, pihak SMK Negeri 1 Manado juga telah memberikan klarifikasi kepada Pegadaian Manado Timur.

Dalam pesannya, pihak sekolah mengakui adanya kelalaian dari siswi PKL dan telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Menanggapi dinamika pemberitaan di publik, Lady Rori berharap semua pihak baik sekolah, keluarga, maupun perusahaan dapat menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin.

“Kami di Pegadaian menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan etika kerja. Kami terbuka untuk berdialog agar semua pihak bisa menemukan solusi terbaik tanpa saling menyalahkan,” tegas Lady.

Ia juga memastikan bahwa Pegadaian Kanwil V Manado selalu berpegang pada Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang PKL, yang menekankan pentingnya keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh peserta magang.

“Prinsip kami sederhana, anak-anak magang harus belajar dalam lingkungan yang aman, positif, dan mendidik,” tutupnya.

(***/ENC)

 

 

 

Berita Terbaru