
Ekuatornews.com. – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., mengingatkan para pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Kecamatan Tahuna Timur agar fokus menjalankan program-program sederhana yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Pesan itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara pelantikan ratusan pengurus LKK se-Kecamatan Tahuna Timur, yang digelar di Tahuna, baru-baru ini.
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan Tahuna Timur, Ricko Tilaar, S.AP, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat. Momentum ini diharapkan menjadi awal kebangkitan peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui wadah kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa LKK memiliki posisi strategis sebagai pilar utama pembangunan partisipatif di daerah kepulauan seperti Sangihe.
“Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari atas. Pembangunan harus ditopang oleh peran aktif warga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengarahkan agar para pengurus LKK fokus pada kegiatan nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Beberapa contoh program sederhana yang disampaikan antara lain:
Menggerakkan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan.
Menginisiasi pengelolaan sampah rumah tangga dan pembentukan bank sampah.
Mendorong warga menanam tanaman produktif di pekarangan rumah.
Menghidupkan kembali kegiatan sosial seperti ronda malam dan taman baca masyarakat.
Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada aspek pendataan penerima bantuan sosial. Ia menegaskan agar para pengurus RT/RW memastikan data penerima bantuan benar-benar valid dan tepat sasaran.
“Jangan sampai yang didata adalah keluarga atau orang yang tidak layak menerima bantuan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ia meminta Camat dan para Lurah untuk aktif membimbing pengurus LKK agar setiap langkah selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Pembangunan daerah ini tidak bisa dilakukan oleh bupati dan wakil bupati saja, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat,” tandasnya.
(*Udy)









