Makagansa dan Thungari Sepakat: Pejabat Eselon II Harus Mampu Dorong PAD dan Layanan Publik

Sangihe229 Dilihat

 

 

 

Ekuatornews.com. – Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, penempatan pejabat yang akan memangku jabatan tinggi pratama atau eselon II menjadi hal yang sangat krusial. Para pejabat dituntut mampu mengoptimalkan potensi daerah guna memaksimalkan peluang pendapatan, disertai peningkatan layanan publik kepada masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Sangihe, Rizal Paul Makagansa, menanggapi proses seleksi terbuka yang saat ini tengah bergulir untuk pengisian jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Dengan kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki, saya yakin para pejabat yang nantinya menduduki jabatan eselon II akan mampu sejalan dengan visi dan misi daerah,” ujar Makagansa.

 

Ia juga menegaskan, pejabat eselon II harus berani melakukan terobosan dan inovasi guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Yang terpenting adalah tetap mengedepankan profesionalisme, tanpa membeda-bedakan pilihan maupun pandangan politik,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati menegaskan bahwa proses seleksi terbuka ini dilakukan untuk mengisi sembilan jabatan eselon II yang saat ini masih dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).

 

Menurut Bupati Thungari, pengisian jabatan tersebut merupakan kebutuhan organisasi pemerintahan agar program dan target pembangunan dapat berjalan optimal.

 

“Pastinya, pejabat yang nantinya terpilih sudah sesuai dengan kompetensi dan memenuhi kriteria seleksi. Jabatan tinggi pratama memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan target-target pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, seorang pejabat eselon II harus memiliki integritas, kemampuan bekerja sama, dan semangat kolaboratif dalam mendukung seluruh program prioritas pemerintah daerah.

 

“Menjadi pejabat eselon II itu memiliki tugas lebih, dan yang terpenting adalah mampu bekerja bersama,” tegas Thungari.

 

Bupati juga memastikan, penentuan kelayakan pejabat akan sepenuhnya mengacu pada tahapan seleksi yang transparan dan objektif. “Mereka yang memenuhi kriteria dan menunjukkan komitmen kerja pasti akan dipercaya menduduki jabatan tertentu,” tandasnya.

 

 

(*Udy)