Jalan Sehat Oikumene Ramaikan Hari Kedua Pertemuan Raya Pembina Remaja SAG Sulutteng

Peserta jalan sehat oikumene pertemuan raya pembina remaja SAG Sulutteng, Jumat (8/11/2025).

Manado, EkuatorNews.com — Pagi di kawasan Pasir Putih Boulevard Manado terasa hidup saat ratusan peserta mengikuti Jalan Sehat Oikumene, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian hari kedua Pertemuan Raya Pembina Remaja SAG Sulutteng 2025, melibatkan 13 sinode gereja yang tergabung dalam Sinode Am Gereja-gereja di Sulawesi Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) serta adik-adik Remaja GMIM.

Aksi jalan sehat ini tampil sebagai momen kebersamaan lintas gereja. Dalam sambutan mewakili Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Manado Bonyx Yusak Saweho menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar olahraga pagi.

“Jalan sehat oikumene ini bukan hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, dan meneguhkan semangat pelayanan di kalangan remaja dan pembina,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang memadati area Boulevard.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa remaja dan pembina SAG Sulutteng punya semangat tinggi untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif yang membangun. Kita berjalan bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara rohani melangkah bersama dalam kasih dan pengharapan akan masa depan yang lebih baik,” jelas Bonyx.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan yang menyenangkan namun tetap sarat nilai.

“Kami ingin melihat remaja tumbuh sehat, aktif, dan memiliki nilai-nilai Kristiani yang kuat. Kegiatan seperti ini memperkuat karakter remaja dan solidaritas antar pembina,” tambahnya.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai momen mempererat hubungan dan kerja sama.

“Jangan biarkan semangat ini berhenti di garis finish. Biarlah semangat ini terus hidup dalam keseharian kita,” ajaknya.

Bonyx juga memberikan pesan khusus kepada para remaja dan pembina.

“Kepada para remaja, kalian adalah harapan masa depan. Teruslah aktif, kreatif, dan jadilah terang di tengah masyarakat. Dan kepada pembina, terima kasih atas dedikasi dan kesabaran dalam mendampingi generasi muda,” tuturnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia.

“Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras. Semoga segala jerih payah menjadi berkat dan membawa sukacita bagi banyak orang,” ucapnya.

Jalan sehat yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi refleksi perjalanan iman bersama melangkah dalam pelayanan, saling mendukung, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi gereja dan generasi muda.

(Benny Manoppo)