
KAIMANA, EkuatorNews.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Papua Barat membuka secara resmi konferensi cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana di Aula Gereja Rehobot, Kamis (13/11/2025).
Dalam kesempatan ini, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat Markus Waran mengatakan konfercab ini merujuk pada Kongres Nasional di Bali.
“Merujuk pada Kongres Nasional di Bali, sehingga perlu dilakukan pembenahan struktur kepemimpinan PDI Perjuangan dari pusat hingga ke tingkat DPC dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana menjadi yang pertama melaksanakan Konfercab di Provinsi Papua Barat,” ujar Markus Waran.
Lebih lanjut, Markus Waran menjelaskan tujuan dari konfercab ini adalah melakukan konsolidasi internal partai sekaligus melihat kondisi politik, ekonomi, sosial dan budaya di Kabupaten Kaimana.
“Dengan dilakukannya efisiensi besar-besaran tentu sangat berdampak kepada masyarakat, oleh sebab itu di Konfercab ini selain berbicara tentang solidaritas dan kebersamaan dalam partai tetapi juga bagaimana PDI Perjuangan dapat mendukung Pemerintah Daerah,” ungkapnya.
PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang, Markus Waran melanjutkan semua kader diperintahkan oleh Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Ketua Umum yang menyampaikan secara gamblang harus tegak lurus mendukung semua program yang pro rakyat.

Markus Waran juga berpesan kepada semua kader terlebih khusus yang berada di fraksi PDI Perjuangan agar dinamika politik kemarin telah usai jangan sampai terbawah dan mempengaruhi berjalannya roda pemerintahan.
“Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat, saya instruksikan kepada 5 anggota DPRK dari PDI Perjuangan, kita sebagai penyeimbang sesuai dengan konstitusi kita, mari untuk yang pro rakyat kita harus memberikan dukungan bagi kepentingan rakyat Kabupaten Kaimana,” tuturnya.
Markus Waran berharap agar ketua berserta jajaran yang nanti dipilih dalam Konfercab dan semua kader dapat patut dan taat serta satu komando mendukung Pemerintah Daerah.
“Kita sebagai penyeimbang, ada catatan ketika setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yang pro rakyat harus didukung oleh fraksi,” tegasnya.
Setalah Kaimana, ia menambahkan Konfercab akan dilakukan di Kabupaten Fak-Fak.
“Semua Konfercab sudah terjadwal, setelah Kaimana akan dilanjutkan Fak-Fak dan tiga Kabupaten wilayah teluk yakni Wondama, Bintuni dan Pegaf akan dilaksanakan di Manokwari Selatan, sedangkan yang terakhir adalah Manokwari,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Kaimana mengadakan konferensi cabang (Konfercab) di Aula Gereja Rehobot, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Papua Barat Markus Waran didampingi Bupati Kabupaten Kaimana Drs. Hasan Achmad, M.Si, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana Irsan Lie dan Ketua DPRK Kaimana Robi Daud Samangun.
Diketahui, Agenda utama Konfercab ini meliputi pembacaan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2024 (yang diperpanjang hingga 2025), penetapan kepengurusan baru periode 2025–2030, serta penyusunan rekomendasi politik dan program kerja lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana Irsan Lie mengucapkan banyak terimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan beserta jajaran bisa menyempatkan waktu untuk hadir di Konfercab PDI Kaimana.
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana menjadi yang pertama melaksanakan Konfercab di Provinsi Papua Barat,” ujar Irsan Lie.
Lebih lanjut, Irsan Lie mengatakan konfercab PDI Perjuangan Kabupaten Kaimana tahun 2025 ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen ideologi, memperkuat konsolidasi dan menyusun arah juang kedepan.
“Walaupun PDI Perjuangan dalam dua periode terakhir tidak ada dalam eksekutif tetapi melalui kepercayaan masyarakat, PDI Perjuangan masih dipercaya sebagai Ketua DPRK selama dua periode berturut-turut,” ungkapnya. (REI)














