
Ekuatornews.com. – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Kepulauan Sangihe meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah masuknya minuman keras ilegal ke wilayah Sangihe dan Peredaran Narkotika, Psikotropika serta Obat-Obat Keras yg diedarkan secara ilegal. Upaya pencegahan dan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sangihe IPTU HEVRY SAMSON.SH.
Tiga pelabuhan utama menjadi fokus pengawasan, yakni Pelabuhan Nusantara Tahuna, Pelabuhan Petta, dan Pelabuhan Pananaru. Ketiganya dikenal sebagai pintu masuk strategis berbagai komoditas dari luar daerah, termasuk barang-barang terlarang. Dan, juga tempat-tempat lain yg berada di dalam wilayah hukum Polres Kepulauan Sangihe yang diduga terjadi peredaran Miras Ilegal maupun Narkoba.
Kasat Narkoba Polres Kepulauan Sangihe IPTU HEVRY SAMSON.SH menegaskan bahwa peningkatan aktivitas patroli, pemeriksaan barang bawaan, serta koordinasi dengan petugas pelabuhan akan diperketat selama periode Nataru.
“Kami tidak ingin ada peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengawasan akan dilakukan secara ketat, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya. Hal ini dilakukan sesuai dengan Perintah dari Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP ABDUL KHOLIK SH.SIK.MAP. untuk giat penyelidikan miras serta narkoba yang ditugaskan kepada fungsi Satnarkoba serta didukung oleh Kapolsek-Kapolsek di wilayah masing-maing polsek untuk terus melakukan rasia miras dan dilaporkan kepada Kasat Narkoba untuk di rekapitulasi hasil giat yang dilaksanakan oleh Polsek Jajaran.
Selain pemeriksaan rutin, petugas Sat Narkoba juga menyiapkan langkah responsif terhadap laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di area pelabuhan maupun jalur laut lainnya.
Polres Sangihe mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan setiap temuan atau indikasi penyelundupan minuman keras dan barang terlarang lainnya.
Langkah preventif ini diharapkan dapat menciptakan suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kepulauan Sangihe.
(*Udy)





