Performa Mencolok, Dua Petinju Sangihe Melaju ke Semifinal Porprov XII 2025

Sangihe299 Dilihat
Oplus_131072

 

Ekuatornews.com. – Kontingen tinju Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali membuktikan kualitasnya pada lanjutan babak penyisihan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara 2025. Dalam duel-duel panas yang digelar di Hall Boxing Pengprov Pertina Sulut, Rabu (19/11/2025), empat petinju Sangihe turun ring dengan hasil dua kemenangan meyakinkan yang mengantar mereka ke babak semifinal.

Oplus_131072

Laga pembuka menjadi milik Glorya M. Loghor, petinju lincah yang turun di kelas Elite Women 46 kg. Glorya tampil agresif sejak gong pertama, memaksa lawan dari Minahasa Utara (Minut) bertahan sepanjang ronde. Pertarungan ketat itu berakhir dengan kemenangan angka bagi Glorya, disambut sorakan dan tepuk tangan dari tim Sangihe yang menyaksikan langsung dari pinggir ring.

 

Menyusul kemenangan itu, Glementin V. Kamanisang juga mencatat hasil gemilang di kelas Elite Men 71 kg. Bertemu petinju tangguh dari Bolaang Mongondow (Bolmong), Glementin tampil disiplin dan konsisten mengendalikan tempo. Usahanya berbuah manis setelah juri memutuskan kemenangan angka untuk Sangihe.

 

Dua kemenangan penting ini menegaskan langkah Sangihe untuk menjaga asa menuju target besar: enam medali emas.

 

 

Di sisi lain, dua petinju Sangihe harus menerima hasil kurang memuaskan. Titania M. Patuwo (Elite Women 48 kg) kalah RSC dari petinju Minahasa. Jemmy Hariawang (Elite Men 57 kg) kalah angka dari petinju tuan rumah Manado. Meski begitu, kekalahan ini tidak menyurutkan semangat tim secara keseluruhan. Namun Pelatih Utama Tetap Optimis: “Peluang Besar Masih Terbuka”

 

Pelatih Kepala Pertina Sangihe, Sifrit Pangulimang, mengaku tetap optimis melihat perkembangan anak asuhnya. Menurutnya, posisi Sangihe masih sangat menjanjikan untuk melaju lebih jauh.

 

“Persiapan masuk semifinal tim Sangihe masih aman karena bagan pertandingan cukup menguntungkan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik,” ujar Pangulimang usai pertandingan.

 

 

 

Ia menjelaskan bahwa para petinju telah ditempa dalam pemusatan latihan selama satu setengah bulan, baik fisik maupun teknik, sejak awal Oktober hingga pertengahan November.

 

Dari 16 atlet yang dibawa ke Manado, dua telah gugur, menyisakan 14 petinju yang masih bertarung menjaga peluang medali. Pertandingan penyisihan lanjutan untuk atlet yang belum bertanding akan berlangsung besok.

 

 

Dua petinju yang menang hari ini resmi mengunci satu tempat di semifinal yang dijadwalkan digelar pada Jumat dan Sabtu, sebelum partai puncak final berlangsung pada Minggu.

 

Dengan persiapan matang, momentum positif, dan energi tim yang masih sangat terjaga, target enam medali emas tak terlihat mustahil.

 

“Target manajer dan Ketua Harian jelas: enam emas. Kami berharap atlet yang masuk semifinal bisa terus melaju hingga podium tertinggi,” tegas Pangulimang.

 

 

(*Udy)