Warga Sesiwung Digemparkan Penemuan Jenazah ASN di Rumahnya Sendiri

Sangihe304 Dilihat

Ekuatornews.com. – Warga Kampung Sesiwung, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dikejutkan dengan ditemukannya seorang pria dalam keadaan meninggal dunia di dapur rumahnya pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 05.45 WITA. Korban diketahui bernama AT alias Nuga  (52), seorang ASN yang bertugas sebagai Bendahara di Kantor Camat Manganitu.

Laporan pertama diterima oleh SPKT Polsek Manganitu setelah keluarga menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah, tepatnya di dapur milik keluarga Takasiaheng–Napitupulu, Kampung Sesiwung Lindongan II.

 

Berdasarkan keterangan istri korban, Betty Rosmauly Napitupulu, pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 17.30 WITA, korban pulang dari kantor seperti biasanya dan tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki masalah kesehatan maupun persoalan pribadi.

“Malam harinya kami masih duduk bersama dan bercerita. Tidak ada hal aneh, dan suami saya terlihat seperti biasa,” jelas Betty kepada polisi.

Sekitar pukul 01.00 WITA, saksi sempat melihat korban berada di dapur dan mengatakan bahwa ia sedang menghangatkan diri. Setelah itu saksi kembali tidur dan mengira korban ikut beristirahat di sofa ruang tamu.

Namun pada pagi harinya sekitar pukul 05.00 WITA, saksi tidak lagi menemukan korban di ruang tamu dan kemudian menuju dapur di tempat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saksi kemudian memanggil anaknya dan meminta pertolongan warga sekitar.

Putra korban, Abraham Marsito Takasiaheng (14), bersama ibunya dan dibantu tetangga, berhasil menurunkan dan memindahkan tubuh korban ke ruang tamu sebelum kemudian melapor ke pihak berwajib.

Dua saksi lainnya, Yunus Marisini (60) dan Stinje Tarimboba (58), yang merupakan tetangga dekat, mengaku datang setelah mendengar teriakan minta tolong dan membantu proses evakuasi korban.

Dokter dari Puskesmas Manganitu yang melakukan pemeriksaan menyatakan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 4–6 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hingga saat ini, penyebab pasti tindakan yang diduga bunuh diri tersebut belum diketahui, karena menurut keterangan keluarga, korban tidak pernah mengeluhkan masalah kesehatan, pekerjaan, maupun persoalan pribadi.

 

Kapolsek Manganitu melalui SPKT Polsek menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi, termasuk:

Mendatangi dan mengamankan TKP

Melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi

Berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan jenazah

Membuat laporan polisi dan permintaan VER

Mengambil pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi, serta memberikan ruang bagi keluarga yang sedang berduka.

(*Udy)