Sangihe Resmi Bebas Frambusia, Wabup Bulahari Terima Sertifikat dari Kemenkes RI

Sangihe206 Dilihat

Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mencatatkan prestasi penting di bidang kesehatan. Kabupaten yang berada di wilayah perbatasan RI–Filipina itu resmi menerima sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebuah pengakuan nasional atas keberhasilan daerah memberantas penyakit kulit menular yang disebabkan bakteri Treponema pallidum subsp. pertenue.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang dipusatkan di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (25/11/2025).

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari hadir langsung mewakili Bupati Sangihe untuk menerima sertifikat yang diserahkan oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Sangihe menjadi salah satu dari sejumlah kabupaten/kota di Sulut yang berhasil dinyatakan bebas dari Frambusia.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulut, para Bupati dan Wakil Bupati, Walikota se-Sulut, tenaga kesehatan, organisasi profesi, hingga para pemangku kepentingan di sektor kesehatan. Momen ini menjadi ajang apresiasi atas kerja keras seluruh daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi tinggi kepada daerah-daerah yang berhasil mencapai status bebas Frambusia. Namun ia menegaskan bahwa tantangan kesehatan lain masih harus dihadapi dengan serius.

“Meskipun kita patut bersyukur atas pencapaian ini, kita tidak boleh lengah. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus kita tangani bersama,” tegasnya.

 

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda dan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah penting menciptakan masyarakat Sulut yang lebih bugar, produktif, dan tahan terhadap penyakit.

 

Penerimaan sertifikat Bebas Frambusia ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan dan penguatan program kesehatan masyarakat. Capaian ini juga menjadi dorongan bagi Pemkab untuk terus memperluas edukasi kesehatan, pengendalian penyakit menular, serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh wilayah kepulauan.

Dengan raihan tersebut, Sangihe semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang terus berbenah dan bekerja keras mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

(*Udy)