Natal Oikumene Pemkab Sangihe Tampilkan Kerukunan Lintas Umat, Pemerintah Bagikan Bantuan dan Bonus Atlet

Sangihe286 Dilihat

Ekuatornews.com. – Ibadah Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berlangsung penuh hikmat dan kebersamaan di ruang Papanuhung Santiago, Senin (8/12/2025). Selain menjadi perayaan iman, momen ini turut menegaskan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada masyarakat, termasuk pemberian bonus bagi atlet peraih medali pada Porprov serta berbagai bantuan sosial dan keagamaan.

Ibadah Natal dihadiri pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD, ASN, tokoh agama, hingga masyarakat penerima bantuan. Suasana berlangsung khusyuk ketika setiap pimpinan denominasi gereja mengambil bagian dalam pelayanan. Selain paduan suara dan musik bambu, kehadiran saudara-saudara muslim yang turut menyanyikan pujian memberikan warna tersendiri sebagai wujud nyata kerukunan antarumat beragama di Sangihe.

Pelayanan Firman disampaikan Ketua Umum Sinode GMIST, Pdt. Welman Boba, M.Th. Dalam kotbah berdasarkan Matius 1:21–23, ia menegaskan bahwa kelahiran Yesus merupakan wujud kasih Allah dan awal dari karya keselamatan bagi manusia.

“Allah hadir untuk menyelamatkan kita. Yesus adalah Allah yang datang di tengah-tengah kita untuk menyelamatkan keluarga kita masing-masing. Mari sambutlah Sang Raja Damai dengan sukacita Natal,” ujar Boba.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Sulawesi Utara yang sejatinya berencana hadir namun berhalangan. Gubernur menitipkan salam hormat dan salam kasih bagi masyarakat Sangihe serta ucapan Selamat Menyongsong Natal.

“Kiranya damai dan sukacita Natal menaungi kita semua,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa esensi Natal adalah menyambut Kristus, bukan menyambut pejabat.

“Natal bukan sekadar perayaan. Ini adalah panggilan untuk menghadirkan kasih, kepedulian, dan damai dalam kehidupan kita setiap hari,” ujarnya.

 

Bupati menambahkan bahwa Ibadah Natal Oikumene menjadi ruang penting untuk mempererat persaudaraan lintas denominasi, gereja, pemerintah, dan masyarakat.

“Perbedaan tradisi dan tata ibadah tidak memisahkan kita. Kasih Kristus menyatukan kita dalam satu tubuh, satu sukacita, dan satu pengharapan,” ungkapnya.

Kehadiran Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kapolres, hingga partisipasi remaja masjid, menurut Bupati, membuktikan bahwa kerukunan antarumat beragama di Sangihe sangat kuat.

“Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah turut menyerahkan sejumlah bantuan, termasuk:

Bonus bagi atlet Kabupaten Sangihe yang meraih medali di ajang Porprov,

Bantuan untuk rumah-rumah ibadah,

Serta bantuan sosial lainnya yang ditujukan untuk memperkuat pelayanan masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga di kepulauan terdepan tersebut.

(*Udy)