
Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan ketersediaan kuota minyak tanah menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yusak Karame, S.AP, kepada Ekuatornews.com melalui via Whatsapp yang menegaskan bahwa hingga saat ini distribusi minyak tanah di wilayah Sangihe masih berjalan normal tanpa kendala berarti.
“Kami jelaskan bahwa untuk kuota minyak tanah di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri masih dalam keadaan aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Yusak, baru-baru ini.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap mengambil langkah antisipatif guna menghindari potensi kekurangan pasokan akibat meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Sebagai upaya preventif, Pemkab Sangihe berencana melakukan audiensi dengan pihak PT Pertamina (Persero). Selain sebagai bentuk koordinasi, langkah tersebut juga menjadi momentum perkenalan pejabat baru di Bagian Perekonomian dengan pihak penyedia energi nasional itu.
“Kami tetap akan melakukan audiensi ke pihak Pertamina. Apalagi saya sebagai pejabat baru di Bagian Perekonomian, ini juga menjadi bagian dari silaturahmi dan koordinasi. Jika memungkinkan, kami akan mengajukan peluang penambahan kuota untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Idulfitri,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, pemerintah daerah akan secara resmi menyurati pihak yang berkompeten dalam pengaturan kuota guna memastikan langkah yang diambil tetap sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.
Pemkab Sangihe juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena stok yang tersedia saat ini dinilai masih mencukupi.
Dengan koordinasi yang intens antara pemerintah daerah dan Pertamina, diharapkan distribusi minyak tanah di wilayah Kepulauan Sangihe tetap lancar hingga perayaan Idulfitri berlangsung, sehingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
(*Udy)


