Komitmen Lindungi Pekerja, Wabup Sangihe Sabet Penghargaan Pembina K3 Sulut 2026

Sangihe236 Dilihat

Ekuatornews.com. – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kembali mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, resmi menerima penghargaan sebagai Pembina K3 Terbaik dalam peringatan Bulan K3 Nasional 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, dalam Apel Bulan K3 Nasional yang dipusatkan di Terminal Peti Kemas Bitung, Rabu (25/2/2026).

 

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa penerapan budaya K3 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi strategis bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

“K3 bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi. Ini adalah bentuk perlindungan terhadap aset paling berharga kita, yaitu tenaga kerja. Budaya keselamatan yang kuat akan berdampak langsung pada produktivitas dan daya saing daerah,” tegasnya di hadapan para kepala daerah serta pimpinan perusahaan se-Sulawesi Utara.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk memperkuat kolaborasi dalam menekan angka kecelakaan kerja serta membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, penghargaan ini menjadi bukti nyata konsistensi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan standar keselamatan di berbagai sektor usaha.

Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor di daerah.

“Penghargaan ini bukan untuk individu semata, melainkan untuk seluruh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pekerja di Sangihe. Kami ingin memastikan setiap tenaga kerja mendapatkan hak perlindungan keselamatan sesuai standar nasional,” ujarnya usai upacara yang berlangsung hingga pukul 16.00 WITA.

Momentum ini semakin menguatkan tekad Pemkab Sangihe untuk menjadikan K3 sebagai bagian integral dalam operasional dunia usaha di wilayah kepulauan tersebut. Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesejahteraan dan perlindungan pekerja sebagai prioritas.

Dengan penghargaan ini, Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak hanya menunjukkan prestasi administratif, tetapi juga mempertegas komitmen moral dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Langkah kecil dalam budaya keselamatan hari ini diyakini akan menjadi fondasi besar bagi kemajuan Sangihe di masa depan.

(*Udy)