Di Apel ASN Maret 2026 Menuju Birokrasi Modern, Bupati Michael Thungari Dorong ASN Sangihe Adaptif dan Profesional

Sangihe198 Dilihat

Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Apel Kerja Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkaikan dengan apel kendaraan dinas di Lapangan Gelora Santiago, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya agenda kerja bulan Maret sekaligus momentum evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam arahannya menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi fase akselerasi digitalisasi pemerintahan dan penguatan profesionalisme ASN.

Mengawali sambutan, Bupati menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi ASN yang beragama Islam.

“Semoga bulan Ramadan membawa keberkahan, memperkuat keimanan, dan semakin mempererat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.

Memasuki Maret yang bertepatan dengan refleksi satu tahun masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Bupati menekankan pentingnya evaluasi capaian kinerja serta konsistensi arah kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, berbagai langkah reformasi birokrasi telah dijalankan, termasuk penataan jabatan berbasis kompetensi serta penerapan manajemen talenta ASN. Ia menegaskan bahwa promosi dan pengembangan karier harus berlandaskan kompetensi, integritas, dan capaian kinerja terukur.

“Ke depan tidak ada lagi ruang bagi promosi yang tidak berbasis kinerja. Semua harus objektif dan terukur,” tegasnya.

Digitalisasi pemerintahan menjadi sorotan utama dalam apel tersebut. Bupati menekankan bahwa sistem pemerintahan berbasis elektronik harus diperluas dan terintegrasi di seluruh sektor, mulai dari perencanaan, penganggaran, kepegawaian hingga pelayanan publik.

“Tahun 2026 harus menjadi tahun akselerasi digitalisasi pemerintahan yang terintegrasi. Kita tidak boleh tertinggal,” ujar Thungari.

Ia juga mengapresiasi perangkat daerah yang telah menuntaskan lima Peraturan Bupati sebagai dasar hukum pelaksanaan program pembangunan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera memperbarui regulasi agar tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan program strategis.

Dalam arahannya, Bupati menyoroti tujuh Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah yang menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah. Ia meminta setiap OPD menyelaraskan program dan kegiatan dengan target IKU melalui mekanisme cascading kinerja hingga ke level individu ASN melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

“Target daerah harus diturunkan sampai ke individu. Penganggaran juga harus berbasis outcome, bukan sekadar serapan anggaran,” jelasnya.

Selain itu, Bupati mengungkapkan berbagai langkah advokasi yang telah dilakukan ke sejumlah kementerian guna memperkuat sektor kelistrikan, infrastruktur, kelautan, dan perikanan. OPD diingatkan untuk selalu menyiapkan data dan perencanaan yang matang agar usulan program daerah memperoleh dukungan pemerintah pusat.

Apel kerja kali ini turut dirangkaikan dengan apel kendaraan dinas sebagai bagian dari upaya penertiban dan penguatan akuntabilitas pengelolaan aset daerah.

“Kendaraan dinas adalah aset daerah yang harus dijaga, dirawat, dan digunakan sesuai peruntukan jabatan serta tugas kedinasan,” tegas Bupati.

Kegiatan apel rutin awal bulan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kepulauan Sangihe dalam memperkuat disiplin, sinergi, dan tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, serta berorientasi hasil.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk tetap solid, menjaga integritas, dan bekerja profesional demi menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita tidak hanya menyelesaikan program, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(*Udy)