Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, saat menghadiri langsung upacara Tawur Agung Kesanga di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (18/03/2026).
Manado, EkuatorNews.com – Pemerintah Kota Manado mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat toleransi antar umat beragama, menyusul perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 2026 yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, saat menghadiri langsung upacara Tawur Agung Kesanga di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (18/03/2026).
Dalam kesempatan itu, Sualang menegaskan bahwa momen perayaan dua hari besar keagamaan yang berlangsung beriringan menjadi simbol kuat pentingnya kerukunan di tengah keberagaman.
“Tema Nyepi tahun ini sangat relevan. Satu bumi, satu keluarga. Ini mengingatkan kita bahwa perbedaan bukan pemisah, tapi kekuatan untuk membangun kebersamaan,” ujar Sualang.
Perayaan Nyepi 2026 sendiri mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju”, yang menekankan nilai persaudaraan universal dan harmoni dalam kehidupan berbangsa.
Rangkaian kegiatan Tawur Agung Kesanga berlangsung khidmat dan meriah. Dimulai dari persiapan ogoh-ogoh, prosesi ritual suci, hingga persembahyangan bersama yang dipimpin Pinandita Jero Gede (Purn) Kompol Nyoman Sukra. Acara juga dimeriahkan dengan tarian Rejang Renteng dan pawai ogoh-ogoh yang diikuti umat Hindu di Kota Manado.
Sualang juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan menjalankan Catur Brata Penyepian. Ia berharap seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.
“Umat Hindu bisa menjalankan Nyepi dengan tenang, sementara umat Muslim juga bisa menyambut Idul Fitri dengan penuh sukacita. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.
Ia menambahkan, keberagaman yang ada di Kota Manado merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat. Kehidupan harmonis yang sudah terbangun selama ini menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Manado, lanjutnya, juga memastikan kesiapan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri, bekerja sama dengan TNI dan Polri.
Sementara itu, panitia kegiatan mengapresiasi kehadiran Wakil Wali Kota sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap umat Hindu. Mereka menyebut rangkaian Nyepi tahun ini telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, termasuk kegiatan bakti sosial dan ritual Melasti.
Dengan perayaan Nyepi dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan, Kota Manado kembali menunjukkan diri sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan hidup rukun dalam keberagaman.
(***/Enny)























