Sangihe Jadi Magnet Tinju Nasional, 337 Atlet Dari Lima Provinsi Turun di Open Tournament Piala Bupati 2026

Sangihe2052 Dilihat
Oplus_0

Ekuatornews.com. – Dentingan lonceng pembukaan di GOR Membara Manente menandai dimulainya Kejuaraan Tinju Amatir Open Tournament Piala Bupati Sangihe 2026. Turnamen ini diikuti 337 petinju dari lima provinsi, dan menjadi ajang kebangkitan tinju di Tanah Tampunganglawo Senin (13/4/2026) malam.

Oplus_131072

Ajang bergengsi yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 April 2026 ini diikuti 337 atlet dari 36 sasana yang tersebar di lima provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, dan Papua Barat.

Oplus_131072

Ketua Panitia Pelaksana, Johanis Pilat, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali geliat olahraga tinju di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sekaligus sebagai wadah pembinaan atlet muda menuju prestasi lebih tinggi.

Oplus_0

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah (Dispora) Sulut, Rinny Mamahit, SE, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana pembinaan mental, disiplin, dan karakter. Melalui kejuaraan ini, kita sedang berinvestasi pada sumber daya manusia untuk mencetak generasi muda yang memiliki daya saing tinggi dan semangat pantang menyerah,” ujar Mamahit mengutip sambutan Gubernur.

Oplus_131072

Gubernur juga berharap dari turnamen ini akan lahir petinju-petinju muda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional. Para atlet pun diingatkan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas, karena persaudaraan dinilai jauh lebih penting daripada sekadar kemenangan.

Oplus_0

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan bahwa Sangihe memiliki sejarah panjang sebagai daerah penghasil atlet tinju berprestasi.

“Sangihe punya cerita panjang di dunia tinju. Kita pernah dikenal sebagai ‘pabrik’ yang memproduksi atlet-atlet hebat. Hari ini, melalui open tournament ini, kita mendeklarasikan kembali kejayaan itu. Sangihe akan terus konsisten mencetak atlet potensial,” tegas Bupati.

Oplus_131072

Bupati juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi ajang transfer pengalaman dan ilmu bagi atlet lokal, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju PON Bela Diri yang direncanakan berlangsung di Sulawesi Utara pada Juli mendatang.

Kepada para perangkat pertandingan, Bupati menitipkan pesan agar pertandingan dipimpin secara profesional dan objektif.

“Tidak ada titipan kemenangan. Semua atlet, baik dari Sangihe maupun luar daerah, diperlakukan sama. Biarlah yang terbaik yang menjadi juara,” ujarnya.

Selain aspek prestasi, Bupati turut menyoroti dampak ekonomi dari event olahraga ini. Selama pelaksanaan turnamen, GOR Membara diprediksi akan ramai dan memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan dan merawat fasilitas olahraga kebanggaan daerah.

Prosesi pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan lonceng oleh Bupati Michael Thungari didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Sangihe Ny. Cherry S. Thungari-Soeyoenus, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Agnes Bulahari-Walukow, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus Pertina Sulawesi Utara dan Pertina Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan tinju di Tanah Tampunganglawo dan melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

(*Udy) Adve.