Era Baru KONI Sangihe, Tendris Bulahari Dorong Olahraga Lebih Kompetitif

Sangihe69 Dilihat

Ekuatornews.com. – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi memasuki era kepemimpinan baru. Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, dilantik sebagai Ketua KONI periode 2025–2029, membawa semangat baru untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pembangunan olahraga daerah yang lebih terarah, kompetitif, dan berorientasi prestasi.

Dalam sambutannya, Bulahari menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal untuk membangun semangat baru dalam pembinaan atlet di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Ini bukan sekadar pergantian pengurus, tetapi awal langkah baru untuk membawa olahraga Sangihe ke arah yang lebih baik,” tegas Bulahari.

Bulahari juga menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, yang berhalangan hadir karena tengah menjalankan tugas pemerintahan di luar daerah. Meski demikian, Bulahari menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap KONI tetap penuh, terutama dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga.

Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada KONI Provinsi Sulawesi Utara yang telah mendukung hingga seluruh rangkaian pelantikan berjalan dengan lancar.

Menurut Bulahari, prestasi olahraga tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan proses panjang melalui pembinaan yang konsisten, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta dukungan fasilitas olahraga yang memadai.

Ia menyebut keberadaan GOR Membara sebagai salah satu aset penting yang dapat dimaksimalkan untuk menunjang kegiatan pembinaan dan pengembangan atlet di Sangihe.

Selain itu, Bulahari menilai suksesnya pelaksanaan Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati, yang melibatkan ratusan atlet dari berbagai daerah, menjadi bukti bahwa Sangihe memiliki potensi besar bukan hanya dalam melahirkan atlet, tetapi juga menjadi tuan rumah event olahraga berskala luas.

“Kita sudah menunjukkan kapasitas sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan event besar sekaligus melakukan pembinaan atlet,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Bulahari tetap optimistis program pembinaan atlet dapat berjalan apabila semua pihak membangun sinergi, mulai dari pengurus KONI, cabang olahraga, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh jajaran KONI Sangihe untuk fokus pada pembinaan atlet usia dini, memperkuat kompetensi sumber daya manusia olahraga, serta menyiapkan atlet menghadapi berbagai ajang kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.

“KONI harus menjadi wadah pemersatu. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, prestasi akan mengikuti,” pungkas Bulahari.

Dengan kepemimpinan baru ini, KONI Sangihe diharapkan mampu menghadirkan program pembinaan yang lebih sistematis, sehingga atlet-atlet daerah dapat tampil lebih percaya diri dan bersaing di berbagai kompetisi olahraga ke depan.

(*Udy)