
KAIMANA, EkuatorNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana turut mengambil bagian dalam Pameran Gebyar UMKM yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Kaimana.
Diketahui, Pameran Gebyar UMKM dilaksanakan di Halaman GOR Kaimana, mulai Selasa hingga Sabtu 23 April mendatang.
Dalam pameran tersebut, Lapas Kaimana menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP), mulai dari kerajinan tangan, produk olahan, hingga karya kreatif lainnya.
Stand milik Lapas Kaimana berhasil mencuri perhatian publik, pasalnya distand tersebut menampilkan hasil pembinaan yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki potensi ekonomi.

Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan yang berkelanjutan, WBP didorong untuk mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata dari pembinaan yang kami lakukan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk hidup produktif setelah bebas nanti,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).
Bupati Kaimana, Hasan Achmad bersama Wakil Bupati, Isak Waryensi yang turut mengunjungi stand pameran memberikan apresiasi atas upaya dan kinerja Lapas Kaimana.

Bupati menilai program pembinaan yang dilakukan telah memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan keterampilan warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi Lapas Kaimana yang telah berperan aktif dalam membina warga binaan. Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan jiwa produktif dan kemandirian, sehingga mereka siap kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ungkap Bupati.
Partisipasi Lapas Kaimana dalam Pameran Gebyar UMKM ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan di dalam lapas, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk pengembangan produk warga binaan ke depannya.
Dengan semangat peringatan HUT ke-23 Kabupaten Kaimana, kehadiran Lapas Kaimana dalam pameran ini menjadi simbol sinergi antara institusi pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, termasuk warga binaan. (REI)


























