
KAIMANA, EkuatorNews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si, menegaskan bahwa Kabupaten Kaimana tidak boleh tertinggal dalam pembangunan dan harus terus didorong menjadi daerah maju di Provinsi Papua Barat.
Hal itu disampaikan Wagub saat memberikan sambutan dalam perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Kaimana, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Mohamad Lakotani mengungkapkan bahwa kehadirannya di Kaimana bukan hanya sebagai Wakil Gubernur, tetapi juga sebagai putra daerah yang pulang ke tanah kelahirannya.
“Saya berdiri di podium ini dengan rasa bangga yang bergetar di dada. Saya adalah anak Kaimana,” ujar Lakotani.
Ia menyampaikan rasa haru melihat perkembangan Kaimana yang terus tumbuh sejak pemekaran, mengingat perjuangan para tokoh pemekaran di masa lalu dan sulitnya akses pembangunan pada waktu itu.
Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Lakotani menegaskan komitmen provinsi untuk terus mendorong pembangunan Kaimana melalui percepatan program strategis, khususnya pembangunan infrastruktur.
“Kami di provinsi bersama DPR Provinsi berkomitmen memastikan anggaran pembangunan jalan, jembatan, dan pelabuhan di Kaimana terus mengalir,” tegasnya.
Menurutnya, konektivitas dari pusat kota hingga kampung-kampung terpencil, termasuk wilayah Teluk Arguni dan Kambrauw, harus dibuka lebar agar pembangunan merata.
Selain infrastruktur, Wagub juga menyoroti sektor pariwisata sebagai kekuatan besar yang harus dikembangkan. Ia menyebut Kaimana memiliki permata wisata kelas dunia, yakni Triton.
“Saya ingin dunia tahu bahwa Papua Barat punya permata bernama Triton,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan pariwisata harus memberi ruang bagi masyarakat lokal, sehingga anak-anak asli Kaimana bisa menjadi pengusaha dan pelaku ekonomi di daerahnya sendiri.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung peningkatan pendidikan dan kesehatan. Program beasiswa serta peningkatan pelayanan rumah sakit menjadi perhatian penting agar masyarakat Kaimana tidak perlu mencari layanan kesehatan hingga ke luar daerah.
Di akhir sambutan, Lakotani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan terus bekerja sama membangun Kaimana.
“Jika Kaimana tersenyum, Papua Barat ikut bahagia. Jika Kaimana kesulitan, provinsi akan hadir mengulurkan tangan,” tutupnya. (REI)






















