Fokus pada Layanan Publik dan Nilai Tambah Ekonomi, Wabup Isak Waryensi Buka Musrenbang Tahun 2027

Papua Barat22 Dilihat
“Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi saat memberikan sambutan di kegiatan Musrenbang Otsus dan RKPD Kaimana Tahun 2027”

KAIMANA, EkuatorNews.com — Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kaimana Tahun 2027, di Gedung Pertemuan Krooy, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Kaimana, Isak Waryensi menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan tahap ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Kaimana 2025–2029.

“Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi saat membuka kegiatan Musrenbang Otsus dan RKPD Kaimana Tahun 2027”

Oleh karena itu, Wabup Isak Waryensi melanjutkan, seluruh perencanaan pembangunan harus selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional, serta RKPD Provinsi Papua Barat.

“Tahun 2027 kita mengusung tema Pemantapan Sistem Pelayanan dan Nilai Tambah Ekonomi. Tema ini menjadi pijakan untuk memastikan pembangunan tidak hanya meningkatkan pelayanan publik, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Waryensi.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus pembangunan, yakni penguatan tata kelola layanan publik berbasis data, pengembangan rantai nilai komoditas unggulan daerah, serta konsolidasi wilayah pembangunan untuk mendorong pemerataan antar distrik.

“Musrenbang tahun ini juga dilaksanakan bersamaan dengan Musrenbang Otsus sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP),” jalasnya.

Wabup Isak Waryensi pun menegaskan bahwa pembangunan di Kaimana harus tetap menjaga identitas lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli.

“Beberapa prioritas pembangunan yang akan didorong pada 2027 antara lain pemerataan tenaga pendidik di wilayah terpencil, peningkatan layanan kesehatan termasuk percepatan penurunan stunting, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur dasar antarwilayah, serta penyediaan bantuan hukum bagi OAP,” ungkapnya.

Untuk mencapai indikator makro di Tahun 2027, seperti laju pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51 persen, Angka Kemiskinan di 12,54 persen, Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) 70,38 persen, Waryensi menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak.

“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, tetapi forum strategis untuk menyepakati prioritas pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan Musrenbang RKPD dan Otsus Kabupaten Kaimana Tahun 2027, seraya berharap seluruh proses perencanaan dapat menghasilkan program yang berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Semoga setiap langkah dan ikhtiar kita dalam membangun Kaimana senantiasa mendapat ridho dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan ini pimpinan dan anggota DPRK Kaimana, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Pimpinan Instansi Vertikal se-Kabupaten Kaimana, Para Narasumber, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, Akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan. (REI)