Perdana Masuk Goa, Bupati Thungari Ikut Panen Sarang Walet di Kalama

Sangihe28 Dilihat

Ekuatornews.com. – Keberadaan sarang burung walet di Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, mendapat perhatian langsung dari Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.

Bupati Michael Thungari melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kalama pada Kamis (30/4/2026) dan turun langsung ke lokasi panen sarang burung walet. Tidak hanya meninjau, Thungari bahkan ikut masuk ke dalam goa dan memanen sarang walet bersama masyarakat setempat.

Bupati muda tersebut tampak antusias mengikuti proses panen yang penuh tantangan. Ia mengaku kegiatan itu menjadi pengalaman pertamanya dan memberi pemahaman langsung tentang perjuangan masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam daerah.

“Tentu ini merupakan pengalaman bagi kami mengikuti proses panen sarang burung walet langsung masuk ke gua. Ini menjadi pengalaman berharga, karena kami bisa merasakan langsung seperti apa perjuangan masyarakat dalam menjalankan proses panen, termasuk risiko dan bahaya yang dihadapi,” ujar Thungari.

Thungari juga menegaskan pentingnya menjaga habitat burung walet agar sumber daya alam tersebut tetap lestari dan dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

“Harapannya sumber daya alam pemberian Tuhan yang indah ini dapat terus dijaga, menjadi berkat untuk lintas generasi,” tambahnya.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan panen walet tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Pulau Kalama. Kepala Desa Kalama, Eksplandriks Kahimpong, menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan langsung pimpinan daerah.

“Sudah ada beberapa bupati yang datang ke pulau ini, namun baru Pak Bupati ini yang turun langsung ke lokasi dan ikut panen bersama masyarakat masuk ke goa bersama-sama. Tentu ini jadi kebanggaan tersendiri bagi kami masyarakat,” ungkap Kahimpong.

Selain mengikuti panen sarang walet, kunjungan kerja Bupati Kepulauan Sangihe di Pulau Kalama juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial. Di antaranya pengobatan gratis, pemberian bantuan kepada siswa sekolah, serta pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan potensi lokal sebagai sumber pendapatan daerah.

(*Udy)