Polsek Tamako Lakukan Olah TKP Kebakaran Rumah Warga di Lind I Kampung Bebu

Sangihe15 Dilihat

Ekuatornews.com. – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Lindungan I Kampung Bebu, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 04.30 Wita. Kebakaran tersebut menimpa rumah milik keluarga Manenggelo Katoronang, dengan bagian yang terbakar yakni dapur rumah.

Menurut keterangan saksi Aristo Salindeho (48), dirinya bersama istri terbangun dari tidur dan melihat kobaran api sudah menyala. Setelah dicek, api diketahui berasal dari rumah keluarga Manenggelo Katoronang yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Api sudah menyala dari rumah tetangga, saya langsung ambil air untuk memadamkan, sementara istri memanggil warga sekitar,” ungkap Aristo.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui tidak berada di tempat. Korban sedang berada di Kampung Hesang untuk menghadiri kegiatan ibadah syukur dan bermalam sejak Minggu sore.

Hal yang sama disampaikan saksi lain Dince Bulangkae (44), yang mengaku mendengar suara ledakan kecil dari sekitar rumah. Setelah keluar rumah, ia melihat dapur rumah korban sudah terbakar dan segera meminta bantuan warga.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 Wita, setelah warga bergotong-royong menggunakan air dan alat seadanya.

Sementara itu, Pj Kapitalaung Kampung Bebu, Yusteti Kudendeng (46), mengatakan dirinya mendapat informasi kebakaran saat sedang dalam perjalanan menggunakan kapal dari Manado menuju Tahuna.

“Saya dihubungi staf pelayanan umum, dan langsung meminta agar kepala lindungan serta masyarakat segera membantu memadamkan api,” jelasnya.

Korban Lesmin Katoronang (62) mengaku menerima informasi kebakaran sekitar pukul 05.30 Wita melalui telepon dari anaknya. Ia langsung kembali ke Kampung Bebu dan mendapati api sudah hampir padam karena dibantu warga.

Korban juga menyebut, sebelum meninggalkan rumah, suaminya sempat membakar sampah di samping dapur, namun sudah disiram.

Polsek Tamako dibawah pimpinan AKP Meldy Roring SH langsung perintahkan personil usai mendapat laporan turun ke lokasi melakukan pemeriksaan awal dan memastikan situasi aman. Dari hasil pemeriksaan bersama pihak keluarga dan pemerintah kampung, kebakaran diduga kuat berasal dari tumpukan sampah yang sempat dibakar, lalu api menjalar ke bagian dapur rumah.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang mengalami kerusakan, di antaranya mesin cuci 7 kilogram, mesin kompresor, mesin pembuat 13 PK sebanyak 2 unit, satu unit genset, serta berbagai peralatan dapur lainnya.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena rumah dalam keadaan kosong saat api mulai membesar. Korban juga memastikan peristiwa tersebut bukan akibat unsur kesengajaan orang lain.

(*Udy)