Loreng Tak Selalu Bertempur, Yonif TP 864 Tempatkan Personel Belajar di RSUD dan Puskesmas Kaimana

Papua Barat100 Dilihat
“Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan (TP) 864/Nane Nambae Kaimana, Letkol Inf. Sonjaya Ardi Putra”

KAIMANA, EkuatorNews.com — Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan (TP) 864/Nane Nambae Kaimana, Letkol Inf. Sonjaya Ardi Putra, menegaskan bahwa prajurit TNI tidak hanya hadir di medan tempur, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pelayanan kesehatan.

Dalam program tersebut, Danyonif TP 864/Nane Nambae Kaimana, Letkol Inf. Sonjaya Ardi Putra menyebutkan sejumlah anggota Yonif TP 864/Nane Nambae ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Kaimana.

“Program ini merupakan pelatihan kepada personel Yonif TP 864/Nane Nambae di fasilitas kesehatan. Kami menempatkan anggota masing-masing berjumlah empat personel dan dilakukan secara bergantian setiap hari,” ujar Sonjaya Ardi Putra saat ditemui awak media di Kaimana, Senin (11/5/2026).

“Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan (TP) 864/Nane Nambae Kaimana, Letkol Inf. Sonjaya Ardi Putra bersama Wakil Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan (TP) 864/Nane Nambae Kaimana dan awak Media”

Ia melanjutkan, program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran langsung kepada prajurit terkait pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.

“Saya juga mengingatkan mereka agar dapat bersosialisasi dengan baik bersama masyarakat, sehingga bisa memberikan gambaran bahwa tentara itu humanis,” katanya.

Menurut pria kelahiran Jayapura ini, keberadaan anggota TNI di fasilitas kesehatan menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

“Saya mau menciptakan bahwa loreng itu tidak selamanya bertempur, tetapi juga membantu pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para prajurit dalam memahami pelayanan kemanusiaan secara langsung.

“Dengan adanya penempatan anggota di sarana kesehatan, ini dapat menjadi pembelajaran bagi anggota saya. Kami juga berharap kehadiran TNI di RSUD dan Puskesmas bisa memberikan gambaran nyata tentang keterlibatan TNI di bidang kesehatan,” tandasnya. (IKI/REI)