Ketua IAD Sulut Tinjau Posyandu Sengkanaung Binaan Kejaksaan di Kelurahan Tona 1

Sangihe11 Dilihat

 

Ekuatornews.com – Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Sengkanaung, binaan IAD Daerah Kepulauan Sangihe, bertempat di Kantor Lurah Tona 1, Kecamatan Tahuna Timur, Selasa (19/5/2026).

 

Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, S.E.serta Sekretaris TP-PKK Agnes Bulahari Walukow, SE, Keoqla Dinas Kesehatan dr. Handri Pasandaran. Kehadiran rombongan mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, serta para kader posyandu.

 

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertepatan dengan agenda kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara di wilayah Sangihe.

 

“Bertepatan dengan kunjungan kerja Kajati Sulut, Ketua IAD Wilayah Sulut juga berkenan hadir meninjau Posyandu Sengkanaung. Posyandu ini merupakan binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Kepulauan Sangihe yang berada di Kelurahan Tona 1,” ujar Pasandaran.

 

Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan Ketua IAD Sulut, termasuk penyerahan bantuan kepada sasaran penerima manfaat posyandu.

 

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi karena Ketua IAD berkenan memberikan bantuan kepada beberapa sasaran penerima manfaat posyandu, baik lansia, ibu hamil, maupun anak-anak yang mengalami gizi kurang,” tambahnya.

 

Selain memberikan bantuan, Ketua IAD Sulut juga memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan dan para kader posyandu yang selama ini aktif mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Pasandaran menjelaskan, Posyandu Sengkanaung saat ini telah menerapkan kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP), di mana pelayanan diberikan kepada seluruh kelompok sasaran siklus hidup secara bersamaan.

 

“Kalau dulu posyandu terfragmentasi, ada posyandu balita, remaja, ibu hamil, dan lansia yang berjalan sendiri-sendiri. Namun pasca kebijakan ILP, semua sasaran siklus hidup dilayani simultan di satu lokasi posyandu,” jelasnya.

 

Menurutnya, dukungan dari Ketua IAD Sulut menjadi dorongan penting bagi peningkatan kualitas pelayanan posyandu, sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting dan penanganan gizi kurang.

 

“Semoga kunjungan ini semakin memotivasi kader, puskesmas, dan dinas kesehatan untuk mengembangkan pelayanan posyandu agar lebih bermutu, mudah diakses, dan mampu melayani seluruh sasaran siklus hidup,” katanya.

 

Sementara itu, Lurah Tona 1, Roy Rogers Mododahi, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Ketua IAD Wilayah Sulawesi Utara di Posyandu Sengkanaung.

 

“Atas nama pemerintah Kelurahan Tona 1 kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua IAD Sulut. Posyandu Sengkanaung ini memang berada di bawah binaan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe,” ungkap Mododahi.

 

Ia berharap kehadiran Ketua IAD dapat mendorong partisipasi masyarakat, khususnya balita dan lansia yang belum sempat mengikuti kegiatan posyandu rutin setiap bulan.

 

“Harapan kami, masyarakat yang belum sempat hadir dapat termotivasi. Posyandu ini penting untuk mencegah penyakit sejak dini, baik pada anak-anak maupun lansia,” pungkasnya.

 

Kunjungan kerja ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kejaksaan, organisasi pendamping, serta tenaga kesehatan dalam memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

(Udy)