Harkitnas 2026 di Kaimana Gaungkan Semangat Jaga Tunas Bangsa

Papua Barat22 Dilihat
“Komandan Kodim 1804/Kaimana Letkol Kav M. Sulistyo Nugroho saat membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid”

KAIMANA, EkuatorNews.com — Pemerintah Kabupaten Kaimana menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati Kaimana, Rabu (20/5/2026).

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan serta menjaga generasi muda di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1804/Kaimana, Letkol Kav M. Sulistyo Nugroho, serta dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota TNI/Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengenakan seragam Korpri.

Dalam amanatnya, Letkol Kav M. Sulistyo Nugroho membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 harus terus dijaga dan dihidupkan sesuai perkembangan zaman.

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perjuangan bangsa bertransformasi dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujar Sulistyo saat membacakan sambutan Menteri Komdigi.

Ia menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi dan ruang digital.

Karena itu, perlindungan terhadap generasi muda menjadi fokus penting dalam pembangunan nasional di era transformasi digital.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam melindungi anak-anak di ruang digital melalui penerapan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026.

Langkah itu disebut sebagai upaya menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi generasi penerus bangsa.

Menteri Komdigi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk terus menyalakan semangat kebangkitan nasional dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Letkol Kav M. Sulistyo Nugroho berharap peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum refleksi bagi bangsa Indonesia untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kemandirian, serta membangun sumber daya manusia unggul dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Usai pelaksanaan upacara, seluruh peserta langsung diarahkan menuju Taman Makam Pahlawan untuk melanjutkan kegiatan penaburan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa. (REI)