SKK Migas dan JOB Tomori Perkuat Literasi Energi Mahasiswa Unsrat, Ngerti Hulu Migas Melek Finansial Siap Karir

Kuliah umum yang digelar SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi bersama JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi, di Unsrat Manado, Rabu (20/5/2026). 

Manado, EkuatorNews.com — Kampus Universitas Sam Ratulangi menjadi tuan rumah kuliah umum yang digelar SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi bersama JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat literasi energi generasi muda sekaligus membekali mereka pemahaman mengenai industri hulu migas, aspek geologi, hingga literasi finansial.

Mengusung tema “Bridging Energy & Finance for Future Professionals: Ngerti Hulu Migas, Melek Finansial, Siap Karir”, kuliah umum ini menghadirkan para praktisi energi yang menyajikan wawasan teknis, strategi pengelolaan sektor energi, dan gambaran peluang karir di masa depan.

Unsrat Apresiasi Langkah SKK Migas dan JOB Tomori

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Penganggaran, dan Kerja Sama, Prof. Ir. Steenie Edward Wallah, M.Sc., Ph.D., IPU., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara akademisi dan industri.

“Kolaborasi ini memperkaya wawasan mahasiswa melalui pengalaman praktis dan memperkuat kesiapan mereka menghadapi perkembangan dunia kerja,” ujarnya.

SKK Migas Tekankan Melek Energi untuk Generasi Muda

Manager Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, Lely M.W. Sondakh, menegaskan pentingnya pemahaman sektor hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Kami ingin memperkenalkan peran strategis hulu migas dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dan visi Presiden dalam mewujudkan Asta Cita,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang berkontribusi di sektor energi.

Materi Berlapis Ilmu: Migas, Geologi, hingga Finansial

1. Industri Hulu Migas — Nindy Puspaningtyas (SKK Migas Kalsul)

Mahasiswa diperkenalkan pada, regulasi dan kontrak kerja sama, pengelolaan wilayah kerja, karakter industri yang berisiko tinggi, padat modal, dan berteknologi tinggi.

2. Keterlibatan Pemangku Kepentingan — Narendra Supangat (JOB Tomori)

Menekankan pentingnya komunikasi efektif, hubungan baik dengan masyarakat, kolaborasi untuk keberlanjutan operasi energi.

3. Geologi sebagai Kunci Eksplorasi — Teddy Irano, S.T., M.T.

Membahas proses pencarian hidrokarbon, pendekatan geologi dan geofisika, teknologi dalam penemuan cadangan energi baru.

4. Perspektif Finansial Industri Energi — Aditia Sukoco, S.E., Ak., C.A.

Mengulas: pengelolaan keuangan sektor energi, investasi, pola pikir finansial sebagai bekal karier profesional.

Bekal Baru untuk Masa Depan Energi Indonesia

Kuliah umum ini memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa mengenai sektor energi nasional, mempertemukan aspek teknis, geologi, dan finansial dalam satu wadah pembelajaran.

Diharapkan kegiatan ini menumbuhkan semangat, kompetensi, dan kesiapan generasi muda untuk berperan dalam masa depan energi Indonesia.

(Enny)