Perbaikan Kabel Palapa Ring Tengah, Layanan Internet Sangihe-Sitaro Diperkirakan Terganggu Enam Hari

Sangihe59 Dilihat
Oplus_131072

 

Ekuatornews.com. – Layanan internet dan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro diperkirakan akan mengalami gangguan sementara selama proses perbaikan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melonguane milik BAKTI.

 

Hal itu disampaikan dalam surat pemberitahuan bernomor 092/BAKTI.31/UM.01.01/05/2026 yang ditandatangani Direktur Utama BAKTI, Fadhilah Mathar.

 

Dalam surat tersebut dijelaskan, perbaikan dilakukan menyusul adanya partial cut atau kerusakan sebagian pada kabel serat optik bawah laut (submarine partial cut) di segmen Tahuna–Melonguane. Langkah perbaikan dinilai mendesak guna mencegah kerusakan lebih lanjut serta menjaga kualitas layanan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro ke depan.

 

“Kegiatan terdiri dari rangkaian perbaikan yang akan berlangsung sejak 27 Mei 2026 hingga 2 Juni 2026,” demikian isi surat pemberitahuan tersebut.

 

BAKTI juga menjelaskan, terdapat aktivitas krusial berupa restoration atau marine operation yang akan dilaksanakan mulai 28 Mei hingga 2 Juni 2026. Aktivitas tersebut diperkirakan menyebabkan layanan Palapa Ring di kedua kabupaten terputus sementara selama enam hari.

 

Pelaksanaan pekerjaan perbaikan dilakukan oleh badan usaha pelaksana PT Len Telekomunikasi Indonesia dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, ketertiban lingkungan, serta koordinasi bersama aparat setempat.

 

“Atas pelaksanaan perbaikan tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat serta tetap berupaya meminimalkan dampak tersebut,” tulis pihak BAKTI dalam surat itu.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, meminta masyarakat tidak panik dan dapat memahami kondisi yang terjadi.

 

Menurut Lumiu, pekerjaan perbaikan tersebut dilakukan demi menjaga kualitas jaringan internet dan layanan telekomunikasi di wilayah Sangihe dan Sitaro dalam jangka panjang.

 

“Kami mengimbau masyarakat tetap sabar karena ini merupakan proses perbaikan untuk menjamin kualitas jaringan internet ke depan, walaupun memang ada kendala terkait konektivitas data internet maupun telepon,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Telkomsel terkait langkah antisipasi selama proses perbaikan berlangsung guna meminimalisir dampak gangguan layanan kepada masyarakat.

 

(*Udy)