Foto bersama pimpinan PT Pegadaian.
Manado, EkuatorNews.com – PT Pegadaian menorehkan sejarah baru di usia ke-125 tahun dengan resmi merambah pasar internasional melalui pembukaan Pegadaian Timor Leste Branch di Kota Dili, Timor Leste.
Langkah strategis ini menjadi tonggak penting bagi Pegadaian dalam mewujudkan visi sebagai pemain utama industri gadai dan emas di tingkat regional.
Berlokasi di Grand Diocese Colmera Complex, Dili, kantor cabang luar negeri pertama Pegadaian tersebut mulai beroperasi pada akhir Maret 2026.
Kehadirannya merupakan bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group untuk memperluas akses layanan keuangan inklusif di kawasan Asia Tenggara.
Hasilnya pun langsung terlihat. Hanya dalam dua bulan operasional, Pegadaian Timor Leste berhasil membukukan lebih dari 600 transaksi kredit gadai dengan total omzet pembiayaan mencapai USD 329.882 hingga Mei 2026.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan ekspansi ke Timor Leste bukan sekadar pembukaan cabang baru, tetapi bagian dari misi besar perusahaan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Kehadiran Pegadaian di Timor Leste mengusung misi besar membawa pelayanan sepenuh hati demi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Kami tidak hanya menyediakan produk gadai konvensional, tetapi juga terus berinovasi menghadirkan diversifikasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal,” ujar Damar.
Menurutnya, respons positif masyarakat Timor Leste menunjukkan bahwa layanan pembiayaan cepat, aman, dan mudah yang ditawarkan Pegadaian sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan akses likuiditas tanpa proses yang rumit.
Tidak hanya fokus pada bisnis, Pegadaian juga menghadirkan program sosial Gadai Peduli yang diluncurkan bertepatan dengan perayaan HUT ke-125 Pegadaian pada 1 April 2026.
Program tersebut memberikan fasilitas pinjaman tanpa bunga selama dua bulan untuk plafon hingga USD 100 guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak seperti pendidikan dan kesehatan.
Antusiasme warga terhadap program ini cukup tinggi. Hingga akhir Mei 2026, realisasi penyaluran Gadai Peduli telah mencapai USD 6.406.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian bersejarah tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ekspansi ke Timor Leste menjadi bukti bahwa model bisnis Pegadaian mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kami di Kanwil V Manado merasa sangat bangga dan termotivasi atas pencapaian bersejarah ini. Langkah ekspansi global ke Timor Leste yang diinisiasi langsung oleh Direktur Utama, Bapak Damar Latri Setiawan, menjadi bukti nyata kekuatan model bisnis Pegadaian yang adaptif dan berdaya saing internasional,” kata Maksum.
Ia menegaskan, seluruh jajaran Pegadaian Kanwil V Manado yang membawahi wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua siap mendukung visi besar perusahaan untuk menjadi pemain utama industri gadai dan emas di kawasan regional.
“Momentum keberhasilan di Dili ini menginspirasi kami di wilayah timur Indonesia untuk terus meningkatkan keunggulan operasional, memperluas jangkauan inklusi keuangan, serta memperkokoh kontribusi kinerja regional demi mendukung target Pegadaian menjadi pemain utama industri gadai dan emas di tingkat regional,” tegas Maksum.
Keberhasilan awal Pegadaian di Timor Leste menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan pelat merah ini tidak hanya mampu tumbuh di dalam negeri, tetapi juga siap membawa layanan keuangan inklusif Indonesia menembus pasar internasional.
(***/Enny)














