Kerusakan akibat gempa di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (8/5/2026) pagi.
Ekuatornews.com. – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin (8/6/2026) pukul 07.37 Wita menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga dan fasilitas ibadah mengalami kerusakan di wilayah Kecamatan Tamako dan Kecamatan Tatoareng. Gempa susulan berkekuatan 6,0 magnitudo kembali terjadi sekitar pukul 08.55 Wita.
Berdasarkan data yang dihimpun Polsek Tamako, dampak kerusakan tersebar di beberapa kampung. Di Kampung Kalinda Lind II, rumah milik keluarga Seba Hangau mengalami kerusakan pada bagian dinding depan akibat kuatnya guncangan.
Sementara di Kampung Menggawa Lind V, bangunan Gereja KGMPI Moria Menggawa mengalami retakan pada sejumlah bagian bangunan. Kerusakan juga terjadi di Kampung Balane, berupa robohnya sebagian tembok pembatas antara Kantor PLN Tamako dan pemukiman warga.
Di Kampung Daleko Bembanehe, Kecamatan Tatoareng, rumah milik keluarga Bawae Gawe mengalami kerusakan pada dinding serta lantai rumah.
Selain itu, di Kampung Makalekuhe, retakan dilaporkan terjadi pada Gedung Gereja Kemah Injil Tiatira Makalekuhe. Sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan, masing-masing milik keluarga Sengkandai Kanoneng, Kauntung Lahopang, Nesar Petibulang, dan Kasamate Sadondang.
Meski terdapat sejumlah kerusakan bangunan, Polsek Tamako memastikan hingga saat ini tidak ditemukan korban jiwa maupun kerusakan rumah dalam skala besar. Informasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan para Kapitalaung dari 24 kampung yang berada di wilayah Kecamatan Tamako dan Kecamatan Tatoareng.
Kondisi perairan di wilayah tersebut juga dilaporkan masih normal dan belum menunjukkan adanya dampak lanjutan pascagempa.
Kapolsek Tamako melalui jajarannya terus melakukan pemantauan perkembangan situasi sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga juga diminta untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Tamako dan Kecamatan Tatoareng terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat masih terus melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat bencana gempa bumi tersebut.
(*Udy)






