
Bupati dan Wabup Sangihe Turun Langsung ke Lokasi Bencana
Ekuatornews.com – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kampung Kawio, Kecamatan Kepulauan Marore, Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya tanggap darurat pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin (8/6/2026).
Berdasarkan data sementara, Kampung Kawio menjadi wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Sebanyak 55 unit rumah tercatat mengalami rusak berat, 16 unit rusak sedang, dan enam unit rusak ringan. Kampung tersebut dihuni oleh 177 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 483 jiwa.
Di hadapan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
“Atas nama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe serta seluruh masyarakat Sangihe, kami menyampaikan turut berduka dan prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Kampung Kawio dan wilayah terdampak lainnya,” ujar Thungari.
Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Di tengah situasi yang penuh duka ini, kita patut bersyukur karena Tuhan masih melindungi kita sehingga tidak ada korban jiwa. Bangunan yang rusak dapat dibangun kembali, namun keselamatan manusia adalah yang utama,” katanya.
Selain meninjau kondisi warga, rombongan pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan kemanusiaan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, BUMN, BUMD, serta sejumlah donatur.
Bantuan yang disalurkan meliputi bahan kebutuhan pokok, perlengkapan tidur, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk mendukung warga selama masa tanggap darurat.
Bupati menegaskan, bantuan akan disalurkan secara merata sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, perhatian pemerintah tidak hanya ditujukan kepada warga yang rumahnya terdampak langsung, tetapi juga kepada masyarakat yang sejak awal turut membantu para korban.
“Bantuan ini diberikan tidak hanya kepada warga yang rumahnya terdampak langsung, tetapi juga kepada masyarakat yang membantu saudara-saudara mereka sejak hari pertama bencana terjadi. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan akan terus melakukan pendataan dan penanganan bagi warga terdampak, sekaligus mengupayakan percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Kecamatan Kepulauan Marore.
(*Udy)





