Eksplorasi Migas di Perairan Buruway Dimulai Oktober 2026, Pemda Kaimana dan Petronas Siapkan Sosialisasi ke Masyarakat

Papua Barat39 Dilihat
“Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Pertemuan Krooy”

KAIMANA, EkuatorNews.com – PT Petronas dijadwalkan memulai kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di Blok Bobara, Perairan Buruway, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada Oktober hingga Desember 2026.

Sebelum kegiatan eksplorasi dimulai, Pemerintah Kabupaten Kaimana bersama Petronas akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat yang direncanakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.

Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, mengatakan sosialisasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana eksplorasi migas yang akan dilakukan di wilayah tersebut.

“Kami bersama pihak Petronas akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat pada Juli hingga Agustus mendatang. Sosialisasi ini dilakukan sebelum kegiatan eksplorasi yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026,” ujar Hasan Achmad saat ditemui di Gedung Pertemuan Krooy, Rabu (10/6/2026).

Menurut Bupati, sebelum pelaksanaan sosialisasi, pemerintah daerah akan melakukan sejumlah persiapan guna memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

“Persiapan yang kami lakukan berkaitan dengan pelaksanaan sosialisasi mengenai kehadiran Petronas dan rencana eksplorasi migas di Kaimana,” jelasnya.

Terkait peluang penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut, Hasan Achmad mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai rekrutmen tenaga kerja belum dilakukan karena proyek masih berada pada tahap eksplorasi.

“Kami belum sampai pada pembicaraan mengenai tenaga kerja. Saat ini masih tahap eksplorasi yang umumnya melibatkan tenaga ahli yang disiapkan oleh Petronas. Jika nantinya memasuki tahap produksi, barulah akan dibicarakan mengenai peluang rekrutmen tenaga kerja lokal,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kaimana, lanjut Hasan, memberikan dukungan penuh terhadap rencana eksplorasi migas tersebut karena diyakini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini. Jika hasil eksplorasi menunjukkan potensi yang baik dan berlanjut ke tahap produksi, maka akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. (REI)