Sangihe Jadi Tuan Rumah MKKS SMA se-Sulut, Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sangihe30 Dilihat

 

Ekuatornews.com – Kabupaten Kepulauan Sangihe dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri dan Swasta se-Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di Papanuhung Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Selasa (23/6/2026). Forum ini menjadi ruang strategis bagi para kepala sekolah untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis E.H. Pilat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Wilayah Sangihe, Jusrran H. Gahansa, para kepala SMA negeri dan swasta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara, serta sejumlah peserta didik.

 

Dalam sambutannya, Johanis Pilat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai penyelenggara kegiatan tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, pelaksanaan MKKS tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarkepala sekolah, tetapi juga kesempatan memperkenalkan potensi daerah perbatasan yang kaya akan budaya dan semangat kebersamaan.

 

“Keberadaan para kepala sekolah di Sangihe merupakan kehormatan bagi daerah kami. Semoga kegiatan ini menghasilkan berbagai gagasan dan rekomendasi yang berdampak positif bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara,” ujar Pilat.

 

Ia menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang berkualitas. Selain menjalankan fungsi manajerial, kepala sekolah juga dituntut menjadi pemimpin perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan menciptakan budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis pendidikan menjadi perhatian bersama, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi guru, tata kelola sekolah yang efektif, hingga implementasi kebijakan pendidikan yang sejalan dengan arah pembangunan daerah dan provinsi.

 

Penguatan pendidikan karakter juga menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Para peserta menilai bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk generasi muda yang berintegritas, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial.

 

Menurut Pilat, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Karena itu, sekolah perlu memperkuat literasi digital sekaligus membangun sinergi dengan orang tua dan masyarakat dalam mendampingi peserta didik.

 

“Pendidikan karakter harus menjadi perhatian bersama. Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus berjalan seiring untuk membentuk generasi yang cerdas, beretika, dan mampu menghadapi tantangan global,” katanya.

 

Melalui pelaksanaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Negeri dan Swasta se-Sulawesi Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan langkah nyata yang dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan serta mencetak generasi muda Sulawesi Utara yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

(*Udy)