Tingkatkan Kapasitas Penyuluh, Kadis DKPP Kaimana: PPL Harus Jadi Ujung Tombak Kemajuan Pertanian Daerah

Papua Barat39 Dilihat
“Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Alexander Furay saat menyampaikan sambutan”

KAIMANA, EkuatorNews.com — Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, berharap seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong realisasi program pertanian di Kabupaten Kaimana.

Harapan tersebut disampaikan Alexander Furay saat membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Penyuluh Pertanian yang berlangsung di Aula Kantor DKPP Kaimana, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan pembekalan dan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Dr. Mikael, S.P., M.Si.

Menurut Alexander, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan para Penyuluh Pertanian Lapangan agar mampu menjalankan peran secara optimal sebagai pendamping dan fasilitator kelompok tani di daerah.

“Kinerja beberapa bidang di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang sangat baik. Karena itu, kualitas SDM penyuluh perlu terus ditingkatkan agar mampu mendukung keberlanjutan pembangunan sektor pertanian,” ujarnya.

Ia juga berharap para Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang mengikuti pelatihan tersebut dapat berkembang menjadi tenaga penyuluh dan pendata yang profesional di lingkungan DKPP Kaimana.

Menurutnya, menjadi penyuluh pertanian yang profesional membutuhkan kombinasi pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan komunikasi yang baik untuk mendampingi petani dan mendukung program pemerintah daerah.

“Untuk menjadi PPL yang profesional diperlukan kemampuan dan kompetensi khusus, sehingga dapat membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Kaimana,” tuturnya.

Alexander berharap melalui pelatihan ini para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi lebih maksimal dalam mendorong kemajuan pertanian serta kesejahteraan petani di Kaimana. (REI)