Buka Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Sangihe Minta Petugas BPS Utamakan Pendekatan Humanis

Sangihe44 Dilihat

 

Ekuatornews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui kegiatan Pencanangan dan Penandatanganan Komitmen Bersama yang dilaksanakan di ruang serbaguna rumah jabatan bupati, Senin (29/6/2026).

 

Kegiatan yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dengan melakukan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di daerah itu.

 

Komitmen bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati, unsur Forkopimda, Kepala BPS Sangihe, Wakil Ketua DPRD, serta Ketua Badan Adat Sangihe sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap suksesnya pelaksanaan sensus.

 

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe atas terselenggaranya kegiatan pencanangan tersebut.

 

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis karena akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah.

 

“Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan, investasi, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Thungari.

 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen penuh mendukung keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

 

“Hari ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan kepada seluruh petugas BPS yang nantinya turun melakukan pendataan agar mengedepankan pendekatan yang humanis saat berinteraksi dengan masyarakat.

 

“Saya meminta kepada Kepala BPS Sangihe beserta seluruh jajaran agar lebih humanis ketika mewawancarai masyarakat. Tidak semua masyarakat berada dalam kondisi ekonomi yang baik maupun situasi yang sama,” ujar Thungari.

 

Selain itu, ia meminta para camat untuk turut mengawal pelaksanaan pendataan di wilayah masing-masing dengan terus berkoordinasi bersama pemerintah kampung dan kelurahan guna membantu menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.

 

“Jika diperlukan, dapat melibatkan RT maupun kepala lingkungan untuk melakukan pendampingan selama proses pendataan berlangsung,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswahto, menjelaskan bahwa dalam Sensus Ekonomi 2026 pihaknya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.

 

“Selama masyarakat melakukan kegiatan usaha, maka akan kami data. Harapan kami, pelaksanaan sensus ini dapat berjalan dengan baik dan kami memohon bantuan serta kerja sama seluruh masyarakat agar dapat menerima petugas BPS dengan baik,” ujar Eko.

 

Ia menambahkan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat dan lengkap kepada petugas pendata.

 

Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

 

(*Udy)