Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal di Pantai Bantemi Kaimana

Papua Barat29 Dilihat
“Saat proses evakuasi jenazah Nelayan di Pantai Bantemi Kaimana”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Setelah dilaporkan hilang saat melaut selama beberapa hari, seorang nelayan berinisial Suhardi (42) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Bantemi, Jalan Utarum Bantemi, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Rabu (29/7/2026).

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.15 WIT oleh seorang warga berinisial SO yang saat itu sedang berada di kawasan talud Pantai Bantemi. Melihat sesosok mayat tergeletak di bibir pantai, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kaimana.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket bersama anggota Satreskrim Polres Kaimana langsung menuju lokasi kejadian yang berada di depan Kantor Pengadilan Agama Kaimana.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Korban diketahui berinisial Suhardi, lahir di Masaoka pada 1 Agustus 1983. Ia berprofesi sebagai nelayan, beragama Islam, berasal dari suku Buton, dan beralamat sesuai KTP di Batu Lamburi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kapolres Kaimana AKBP Satria Dwi Dharma, S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Daniel Kewetare, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan seluruh prosedur penanganan sesuai ketentuan, mulai dari menerima laporan masyarakat, mendatangi lokasi kejadian, hingga mengevakuasi korban ke rumah sakit.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian,” ujar Iptu Daniel Kewetare.

Ia menjelaskan, langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan meliputi menerima laporan masyarakat, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP awal, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Kaimana guna kepentingan pemeriksaan medis.

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban.

Sebelumnya, Suhardi dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk menjaring ikan di perairan Tanjung Bicari pada Sabtu (25/7/2026). Tim SAR gabungan bersama Polairud dan TNI AL telah melakukan operasi pencarian sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bantemi.

(***/REI RUMLUS)