Perkuat Sinergi Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Teluk Bintuni Gelar Rapat Koordinasi Awal GTRA 2026

Papua Barat8 Dilihat

BINTUNI, EkuatorNews.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Teluk Bintuni.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Bintuni, Jumat (3/7/2026), dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Reforma Agraria.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan Reforma Agraria tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam mewujudkan program yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Teluk Bintuni, yang ditandai dengan prosesi pemukulan tifa sebanyak tujuh kali sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Rapat Koordinasi Awal GTRA Tahun 2026.

Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama Kantor Pertanahan dalam memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria sebagai bagian dari upaya pemerataan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta diharapkan memiliki kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Teluk Bintuni.

Dengan kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan Reforma Agraria diharapkan mampu memberikan kepastian hukum atas tanah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Teluk Bintuni. (***)