Tim Penilai Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) turun langsung melakukan verifikasi lapangan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Manado, yang dihadiri juga oleh Wali Kota Andrei Angouw Selasa (11/8/2026).
Manado, EkuatorNews.com – Kota Manado kembali mendapat sorotan di tingkat nasional. Kali ini, kinerja pelayanan investasi dan kemudahan berusaha di kota Tinutuan masuk dalam Top 6 Nasional dan menjalani uji petik langsung dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Tim Penilai Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) turun langsung melakukan verifikasi lapangan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Manado, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Sekretaris Kota Steaven Dandel serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait.
Uji petik ini merupakan tindak lanjut setelah Wali Kota Andrei Angouw memaparkan langsung capaian dan inovasi pelayanan investasi Kota Manado di hadapan tim penilai pusat pada 6 Agustus 2026 lalu.
Direktur Kerja Sama Pelaksanaan Berusaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Hasyim, mengatakan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang masuk dalam sistem penilaian dengan kondisi nyata di lapangan.
“Hari ini kami melaksanakan uji petik untuk mengecek secara langsung seluruh dokumen yang sudah diunggah dalam sistem penilaian kinerja. Semua berjalan lancar, dan kami melihat pelayanan di DPMPTSP Kota Manado sudah cukup baik,” ujar Hasyim didampingi Kepala DPMPTSP M. Sofyan saat wawancara.
Ia menjelaskan, penilaian ini merupakan amanat Perpres Nomor 42 Tahun 2020 tentang pemberian penghargaan maupun sanksi bagi pemerintah daerah serta kementerian/lembaga dalam mendukung peningkatan pelayanan publik dan investasi.
Dalam penilaian PTSP, terdapat lima indikator utama yang diperiksa, mulai dari sarana prasarana, kualitas pelayanan, hingga kompetensi sumber daya manusia. Sementara untuk PPB, penilaian berfokus pada upaya pemerintah daerah menciptakan iklim investasi yang sehat serta peningkatan realisasi investasi.
Tak hanya pemerintah daerah, uji petik ini juga melibatkan pelaku usaha dan organisasi bisnis seperti Kadin serta HIPMI sebagai bagian dari penilaian dukungan terhadap dunia usaha.
Hasyim turut memberikan apresiasi atas konsistensi Kota Manado yang sebelumnya berhasil meraih Juara 3 Nasional pada penilaian serupa selama dua tahun berturut-turut, yakni 2023 dan 2024.
“Mudah-mudahan tahun ini Manado bisa naik kelas dan meraih juara pertama,” harap Hasyim.
Dengan masuknya Manado dalam enam besar nasional, pemerintah kota berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pelayanan publik, mempercepat investasi, dan menghadirkan kemudahan bagi para pelaku usaha.
(Enny)














