Buka Raker I KKBS Kaimana, Wabup Isak Waryensi: Saireri Harus Jadi Rumah Bersama

Papua Barat32 Dilihat
“Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi saat sambutan pada Raker I Kerukunan Keluarga Besar Saireri (KKBS) Kabupaten Kaimana, Papua Barat di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Saireri (KKBS) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, menggelar Rapat Kerja (Raker) I di Gedung Pertemuan Krooy, Rabu (12/8/2026).

Raker I KKBS tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sejak terbentuk melalui Musyawarah Besar (Mubes) pada 13–14 Oktober 2023.

Selain melakukan evaluasi, Raker I juga membahas penyusunan program kerja ke depan, penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO), serta merumuskan berbagai langkah strategis untuk memperkuat dan mengembangkan organisasi.

Dalam sambutannya, Wabup Isak Waryensi menegaskan bahwa keluarga besar Saireri di Kaimana harus mampu membangun kebersamaan dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Menurutnya, KKBS harus menjadi ruang bersama yang mampu menyatukan pemikiran, menjaga persaudaraan, serta mempertahankan nilai-nilai budaya Saireri.

“KKBS harus menjadi rumah bersama dan mampu menjaga identitas persaudaraan serta nilai-nilai budaya Saireri,” ujar Isak.

Ia mengingatkan agar KKBS tidak hanya menjadi wadah berkumpul ketika ada kegiatan tertentu. Lebih dari itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi tempat untuk saling mendukung dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar Saireri di Kabupaten Kaimana.

“Organisasi ini jangan hanya menjadi tempat berkumpul ketika ada kegiatan, tetapi KKBS harus menjadi wadah untuk saling mendukung dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar Saireri,” katanya.

Wabup juga mengajak seluruh keluarga besar KKBS untuk membangun budaya organisasi yang terbuka, saling menghargai, serta tidak mudah terpecah oleh kepentingan pribadi maupun kelompok.

Menurut Wabup Isak Waryensi, KKBS memiliki peran strategis, bukan hanya dalam memperkuat hubungan internal keluarga besar Saireri, tetapi juga dalam membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya di Kabupaten Kaimana.

“KKBS harus menjadi organisasi yang tidak hanya memperkuat hubungan internal keluarga Saireri, tetapi juga harus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah, masyarakat serta seluruh elemen yang ada di Kabupaten Kaimana,” tuturnya.

Ia berharap Raker I KKBS dapat menghasilkan program kerja yang realistis, bermanfaat, dan mampu menjawab kebutuhan keluarga besar Saireri yang berdomisili di Kabupaten Kaimana.

Sementara itu, Ketua KKBS Kabupaten Kaimana, Eko Aninam, menyampaikan bahwa terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Raker I.

Ketiga poin tersebut meliputi konsolidasi internal keluarga besar Saireri, konsolidasi dengan berbagai lingkup masyarakat, serta penguatan hubungan dengan seluruh suku yang ada di Kabupaten Kaimana.

Eko menegaskan, keluarga besar Saireri yang berdomisili di Kaimana berkomitmen untuk mendukung kebijakan dan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Kaimana.

“Sebagai keluarga besar Saireri yang tinggal di Kabupaten Kaimana, kami akan mendukung sepenuhnya kebijakan dan arah pemerintah daerah dalam membangun Kaimana,” ujarnya.

Ia berharap seluruh hasil pembahasan dalam Raker I dapat mengakomodasi tiga fokus tersebut dan diwujudkan melalui kerja bersama antara pengurus dan seluruh keluarga besar Saireri.

Menurutnya, konsolidasi organisasi, penguatan hubungan sosial kemasyarakatan, serta dukungan terhadap pembangunan daerah menjadi bagian penting yang harus diterjemahkan ke dalam program kerja KKBS ke depan.

“Konsolidasi organisasi, penguatan hubungan sosial kemasyarakatan, dan dukungan terhadap pembangunan daerah menjadi bagian penting yang perlu diwujudkan melalui program kerja KKBS ke depan,” tegasnya.

(***/REI RUMLUS)