Jaga Tradisi dan Persaudaraan, KKST Siap Gelar Maulid Nabi 1448 H di GOR Kaimana

Papua Barat23 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Kaimana tengah mematangkan persiapan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang akan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kaimana, Sabtu (12/9/2026) nanti.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Maimo Bersatu dalam Persaudaraan, Tebarkan Semangat Kebaikan.”

Ketua KKST Kaimana, La Bania, S.Sos., M.M., mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu momentum bagi keluarga besar KKST untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat tali persaudaraan di Kabupaten Kaimana.

“Kami berharap seluruh keluarga besar Sulawesi Tenggara dapat menghadiri acara tersebut karena ini merupakan bagian dari tradisi yang harus terus diteruskan dari leluhur kepada anak cucu sebagai bagian dari melestarikan budaya,” kata La Bania di Kaimana, Kamis (10/9/2026).

Ia mengungkapkan, persiapan pelaksanaan kegiatan hingga H-2 telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia bersama keluarga besar KKST akan kembali melakukan persiapan akhir pada Jumat untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan telah siap.

“Panitia pelaksana dan keluarga besar KKST akan bergerak pada hari Jumat untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan sehingga persiapan dapat rampung 100 persen,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga akan dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRK Kaimana, hingga tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Sejumlah tokoh adat yang diundang antara lain Raja Komisi, Raja Namatota, delapan kepala suku besar asli Kaimana, para kepala suku Papua, ketua-ketua kerukunan suku Nusantara, pimpinan perangkat daerah, serta Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA).

La Bania menjelaskan, keluarga besar Sulawesi Tenggara yang berada di Kabupaten Kaimana berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. Mereka di antaranya berasal dari Kendari, Tolaki, Muna, Wakatobi, Baubau, dan Buton.

Termasuk di dalamnya keluarga keturunan Buton yang lahir dan tumbuh di sejumlah wilayah Papua dan Maluku, seperti Ambon, Tual, Banda, Kaimana, Fakfak, Sorong hingga Jayapura.

“Keluarga besar Sulawesi Tenggara termasuk basudara yang telah kawin campur dengan suku-suku lainnya juga menjadi bagian dari keluarga besar kami,” jelasnya.

Karena itu, La Bania mengajak seluruh keluarga besar Sulawesi Tenggara yang berada di Kabupaten Kaimana untuk bersama-sama menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menjalankan tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan, menjaga warisan budaya, serta menumbuhkan semangat kebaikan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap persaudaraan keluarga besar KKST semakin kuat dan kebersamaan dengan seluruh masyarakat Kaimana terus terjaga,” pungkasnya.

(REI RUMLUS)