TP-PKK Sangihe Sabet Dua Gelar di Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Sulut

Sangihe504 Dilihat

 

Sangihe, Ekuatornews.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali membawa pulang prestasi membanggakan. Dalam Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026, TP-PKK Sangihe berhasil meraih dua gelar juara dari tiga kategori yang diperlombakan.

 

Kegiatan yang berlangsung di Manado, Selasa (22/9/2026), tersebut diikuti oleh 15 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara. Ajang ini menjadi ruang bagi TP-PKK kabupaten/kota untuk menunjukkan kreativitas dalam mengolah potensi pangan lokal menjadi sajian yang memenuhi prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman.

 

Dalam kompetisi tersebut, TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe berhasil meraih Juara I Kategori Kudapan dan Juara II Kategori Pangan Strategis.

 

Prestasi tersebut diraih setelah sajian yang dibawa tim Sangihe menjalani proses penilaian oleh tim juri yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara bersama unsur terkait.

 

Lomba tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara dan turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara bersama jajaran pengurus, serta unsur Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Gizi Nasional Provinsi Sulawesi Utara.

 

Capaian dua gelar juara ini sekaligus memperlihatkan kreativitas TP-PKK Sangihe dalam mengangkat potensi pangan lokal daerah ke dalam sajian yang bernilai gizi dan memiliki daya saing di tingkat provinsi.

 

Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam mempersiapkan keikutsertaan Sangihe pada ajang tersebut.

 

Menurutnya, prestasi yang diraih tidak terlepas dari kerja sama, kreativitas dan kerja keras seluruh tim dalam mengolah serta menyajikan menu berbasis pangan lokal Sangihe.

 

Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi dalam perlombaan, tetapi dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi pangan lokal sekaligus mendorong peningkatan kualitas konsumsi pangan keluarga di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Sangihe kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat provinsi, kali ini melalui kreativitas pangan lokal yang dikemas dalam semangat B2SA.

(*udy)