Hindari Penipuan, Pelni Kaimana Imbau Warga Beli Tiket Lewat Platform Resmi

Papua Barat31 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com — PT Pelni (Persero) Cabang Kaimana mengingatkan masyarakat, khususnya calon penumpang kapal Pelni, agar membeli tiket hanya melalui loket dan platform resmi perusahaan.

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan oleh oknum yang menawarkan tiket melalui media sosial.

Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Kaimana melalui Kepala Urusan Operasi dan Pelayanan, Cosmas Kornelius Toki, mengatakan pihak Pelni tidak menjual tiket kapal melalui Facebook, TikTok maupun Instagram.

Karena itu, masyarakat Kaimana diminta lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran tiket yang muncul melalui akun media sosial yang tidak dapat dipastikan keasliannya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kaimana agar membeli tiket di loket Pelni Kaimana maupun melalui platform resmi. Kami tidak menjual melalui Facebook, TikTok dan Instagram. Hati-hati karena banyak kasus pelanggan terjebak dan terlena melalui calo di media sosial yang berkedok penipuan,” ujar Cosmas saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).

Menurut Cosmas, tiket kapal Pelni dapat diperoleh melalui loket resmi PT Pelni maupun layanan dan aplikasi resmi perusahaan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Pelni 162 melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi sekaligus melakukan pemesanan tiket.

Selain itu, calon penumpang dapat menggunakan aplikasi Pelni Mobile yang tersedia di Play Store. Pemesanan melalui aplikasi tersebut dinilai lebih memudahkan masyarakat karena dapat dilakukan secara langsung tanpa harus datang ke loket.

“Kita menjual tiket selain di loket resmi, juga di Pelni 162. Bisa chat di WhatsApp langsung di situ. Kemudian bisa juga di aplikasi Pelni Mobile yang bisa di-download di Play Store untuk memesan tiket kapal seperti biasa,” jelasnya.

Cosmas juga mengimbau calon penumpang yang hendak bepergian atau berlibur ke luar Kaimana agar memesan tiket jauh-jauh hari.

Menurutnya, langkah tersebut penting karena semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan pembelian tiket secara daring. Kondisi itu membuat calon penumpang perlu melakukan pemesanan lebih awal untuk mengantisipasi keterbatasan tiket.

“Kalau bisa pesan tiketnya jauh-jauh hari karena sudah banyak calon penumpang kapal Pelni khususnya di Kaimana yang mulai menggunakan aplikasi Pelni Mobile untuk pembelian tiket secara online. Sistem sekarang siapa cepat dia dapat, itu yang kita antisipasi,” katanya.

Ia menambahkan, pembelian tiket melalui aplikasi Pelni Mobile maupun loket resmi merupakan salah satu langkah untuk menghindari praktik percaloan dan penipuan.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap akun media sosial yang menawarkan tiket kapal Pelni dengan mengatasnamakan perusahaan.

Dengan menggunakan kanal resmi, calon penumpang dapat memastikan proses pembelian tiket dilakukan melalui layanan yang disediakan perusahaan sekaligus mengurangi risiko menjadi korban penipuan.

(REI RUMLUS)